Tabrakan Beruntun 1 Bus dan 2 Truk di Jalan Daendels Purworejo, 2 Orang Luka Berat
Sebarkan artikel ini
Kecelakaan beruntun melibatakan 2 truk dan 1 bus di jalan Daendels, desa Patutrejo, Grabag Purworejo
GRABAG, purworejo24.com – Kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) di Jalan Raya Daendels, Kabupaten Purworejo terjadi lagi. Kali ini melibatkan bus ekspedisi dan 2 truk yang menyebabkan 2 orang mengalami luka berat dan kerugian material mencapai puluhan juta rupiah .
Tabrakan beruntun melibatkan bus ekspedisi Sinar Ekpress bernomor polisi B 9487 EL dengan truk Hino Box AB 8483 BU serta truk Mitsubishi AB 8573 BK terjadi pada Rabu (24/22/2021) pagi. Akibat kejadian itu, 2 pengemudi truk mengalami luka-luka dan harus dilarikan kerumah sakit Palang Biru Kutoarjo.
“Lokasinya di Desa Patutrejo Kecamatan Grabag sekitar pukul 09.00 WIB,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Purworejo Ipda Yanuar saat dikonfirmasi purworejo24.com usai kejadian.
Dua truk yang mengalami kecelakaan di jalan raya Daendels, Patutrejo, Purworejo
Kerasnya benturan tersebut, juga menyebabkan bagian depan bus truk Hino yang mengangkut makanan ringan dan soft drink mengalami kerusakan yang cukup parah. Bahkan bus ekpedisi sampai terpental hingga keluar jalan utama. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah akibat kecelakaan beruntun tersebut.
“Taksiran kerugian mencapai 20 jutaan, posisi setelah tabrakan di pinggir keluar jalan,” katanya.
Ipda Yanuar menjelaskan terjadinya kecelakaan itu bermula saat sopir boks Hino berjalan dari arah Jogja di Jalan Raya Daendels. Sopir boks diduga akan menyalip mobil dari arah kanan. Sementara dari arah depannya Bus Sinar Ekpress melaju dari arah yang berlawanan hingga terjadilah kecelakaan.
“Bertabrakan di lajur kanan, Alhamdulillah tidak ada yang MD (meninggal) di tempat,” katanya.
Pihaknya menambahkan setidaknya pada bulan November 2021 sudah terjadi 9 kali Laka lantas yang didominasi oleh faktor human error. Pihaknya mengimbau para pengguna jalan agar tetap memperhatikan rambu-rambu lalu lintas yang ada sehingga faktor human error dapat dikurangi.
“Imbauan kami patuhi aturan tentang lalu-lintas dari batas kecepatan maupun petunjuk lainnya, apalagi saat ini sedang musim penghujan dimungkinkan jalan licin dan pandangan terbatas,” tandasnya. (P24-byu)