GRABAG, purworejo24.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Cilacap melalui USS Kebumen melaksanakan operasi SAR terkait peristiwa tenggelamnya tiga anak di Muara Sungai Wawar, Pantai Kertojayan, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo.
Informasi kejadian pertama kali diterima dari Lurah Kertojayan pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 15.45 WIB.
Dalam laporan tersebut disebutkan tiga anak dilaporkan tenggelam di sekitar muara sungai.
Informasi itu kemudian diteruskan kepada Kantor SAR Cilacap untuk permohonan bantuan pencarian dan pertolongan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan segera diberangkatkan ke lokasi kejadian guna melakukan asesmen, koordinasi dengan unsur terkait, serta upaya pencarian di area sekitar muara hingga pesisir pantai.
Koordinator Tim SAR Gabungan, Rowidin, menyampaikan bahwa proses pencarian dilakukan secara intensif dengan menyisir area muara hingga sepanjang garis pantai.
“Tim melakukan pencarian sejak sore hingga malam hari dengan membagi sektor pencarian, baik di perairan maupun di daratan sepanjang pantai,” jelasnya, Jumat (17/4/2026).
Sekitar pukul 16.30 WIB, tim berhasil menemukan korban pertama, Alfin (10), dalam kondisi meninggal dunia di tepi pantai dengan jarak kurang lebih 4 kilometer dari lokasi kejadian. Korban selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Mirit untuk penanganan lebih lanjut.
Pencarian terus dilakukan hingga malam hari. Pada Jumat (17/4) sekitar pukul 00.30 WIB, korban kedua, Zaki Muktar (12), juga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Pantai Laguna Lembahpurwo, sekitar 3,5 kilometer dari titik awal kejadian.
Korban kemudian dievakuasi ke rumah duka.
Sementara itu, satu korban lainnya, Briyan (11), berhasil selamat dalam peristiwa tersebut.
Rowidin menambahkan, dengan telah ditemukannya seluruh korban, operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan muara dan pantai, yang memiliki arus kuat serta potensi bahaya, terutama bagi anak-anak tanpa pengawasan. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








