GRABAG, purworejo24.com – Peristiwa kecelakaan air terjadi di kawasan Pantai Genjik, Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Kamis (16/4/2026) sore.
Tiga anak dilaporkan terseret arus Sungai Wawar saat mandi, mengakibatkan satu korban meninggal dunia, satu selamat, dan satu lainnya masih dalam pencarian hingga malam hari.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purworejo, Wasit Diono, menjelaskan bahwa kejadian terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.
Berdasarkan data yang dihimpun, ketiga korban merupakan anak-anak asal Desa Bakurejo, Kecamatan Grabag.
“Dari tiga korban, satu berhasil diselamatkan, satu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, dan satu korban masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan,” jelasnya.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Alfin (12), putra Bapak Sugeng, warga Dusun 1 Bakurejo. Korban ditemukan sekitar 4 kilometer dari lokasi awal kejadian dan sempat dibawa ke Puskesmas Mirit, Kebumen, sebelum akhirnya dipulangkan ke rumah duka.
Sementara itu, korban yang masih dalam pencarian adalah Zaki (12), putra Bapak Supadi, warga Dusun 2 Bakurejo. Adapun korban selamat, Brian (11), putra Ibu Surani, telah dipulangkan ke rumah dalam kondisi selamat.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang warga, Wagiso (46), yang saat itu sedang mencari kayu di sekitar Sungai Wawar.
Ia menerima informasi adanya anak yang tenggelam, kemudian segera menuju lokasi dan berhasil menyelamatkan satu korban.
“Setelah mengevakuasi korban selamat, diketahui masih ada satu anak lain yang belum ditemukan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak desa dan diteruskan ke tim terkait,” ungkap Wasit.
BPBD bersama tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, PMI, tenaga medis, relawan, dan masyarakat langsung melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian hingga ke arah timur Pantai Genjik sejauh kurang lebih 1 kilometer.
Namun, operasi pencarian (OPSAR) sementara dihentikan pada pukul 18.00 WIB dan akan dilanjutkan kembali keesokan hari.
Posko bersama telah didirikan di Balai Nelayan Kertojayan untuk mendukung proses pencarian dan koordinasi lintas sektor.
BPBD juga menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat, khususnya orang tua dan anak-anak, terhadap potensi bahaya arus sungai.
Edukasi mengenai keselamatan di area perairan dinilai perlu terus ditingkatkan guna mencegah kejadian serupa.
“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas di sungai yang memiliki arus cukup deras,” pungkasnya. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








