PURWODADI, purworejo24.com – Kecelakaan lalu lintas melibatkan sebuah ambulans dan truk bermuatan gula pasir terjadi di Jalan Deandels, tepatnya di sebelah barat SPBU Kentengrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Rabu (13/5/2026) sore.
Dalam peristiwa tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia.
Kecelakaan melibatkan ambulans bernomor polisi AB 1564 CE dan truk bermuatan gula pasir bernomor polisi R 8399 OC. Korban meninggal diketahui merupakan pengemudi ambulans yang sempat terjepit di dalam kendaraan akibat benturan keras.
Kasat Lantas Polres Purworejo, AKP Arta Dwi Kusuma, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi saat kedua kendaraan melaju dari arah berlawanan.
“Mobil truk melaju dari arah Kebumen menuju Yogyakarta, sedangkan ambulans dari arah Yogyakarta menuju Kebumen. Saat di lokasi kejadian, ambulans menabrak sisi depan kanan truk setelah kendaraan oleng ke arah kanan,” jelasnya.
Menurut AKP Arta, hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan.
“Sampai saat ini masih kami dalami. Kami kumpulkan saksi-saksi dan melakukan penyelidikan terkait dugaan penyebab kejadian tersebut,” tambahnya.
Dalam ambulans terdapat tiga orang. Satu orang, yakni pengemudi ambulans, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara dua penumpang lainnya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis.
Proses evakuasi korban berlangsung cukup sulit karena posisi kendaraan ambulans dalam kondisi miring dan ringsek parah. Tim SAR gabungan dari Basarnas Kulon Progo bersama aparat kepolisian dan relawan diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban yang terjepit di balik kemudi.
Komandan Regu Basarnas Kulon Progo sekaligus Koordinator Tim SAR Kulon Progo, Seto Satryo Wicaksono, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 16.00 WIB dan langsung memberangkatkan satu tim menuju lokasi.
“Sesampainya di lokasi kami langsung berkoordinasi dengan kepolisian dan tim SAR lainnya untuk melakukan evakuasi korban atas nama Nafingin, driver ambulans GP Ansor,” ujarnya.
Seto menjelaskan, proses evakuasi memakan waktu sekitar 25 menit karena korban terjepit setir kendaraan dan kondisi ambulans tidak stabil.
“Kendalanya karena posisi kendaraan miring sehingga cukup menyulitkan proses evakuasi. Namun dengan peralatan yang kami miliki, korban akhirnya berhasil dikeluarkan dan langsung dibawa ke RSUD Tjitrowardojo Purworejo menggunakan ambulan milik PMI Purworejo,” jelasnya.
Ia menambahkan, dua penumpang ambulans lainnya berhasil keluar lebih dulu dan selamat dari kejadian tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, menjaga konsentrasi, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima saat berkendara, terutama di jalur padat dan berkecepatan tinggi seperti Jalan Deandels. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







