GRABAG, purworejo24.com – Aksi pencurian terjadi di Alfamart Ukirsari yang berada di Jalan Raya Daendels, Desa Ukirsari RT 001/RW 002, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, pada Selasa (14/4/2026) pagi.
Pelaku diduga masuk ke dalam toko dengan cara merusak atap dan plafon bangunan.
Kapolsek Grabag Polres Purworejo, AKP Diyah Ayu Ida Nursanti, SH, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.40 WIB saat kepala toko, Arif Setiawan, bersama kasir Puji Setyoningsih, datang untuk memulai aktivitas operasional.
“Saat membuka rolling door, pelapor melihat kondisi atap di dekat meja kasir sudah dalam keadaan rusak, sehingga tidak berani masuk dan segera melaporkan kepada koordinator area,” jelas Kapolsek.
Sekitar pukul 08.00 WIB, Area Koordinator Supriyadi tiba di lokasi dan bersama pelapor melakukan pengecekan ke dalam toko. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan bahwa atap bagian utara dekat meja kasir dalam kondisi jebol, serta sejumlah rokok dan kondom berbagai merek yang sebelumnya dipajang di etalase telah hilang.
“Pelaku diduga masuk dengan cara merusak atap berbahan seng, kemudian menjebol plafon untuk turun ke dalam toko. Setelah mengambil barang, pelaku keluar melalui jalur yang sama,” tambahnya.
Menyadari telah terjadi pencurian, pihak toko segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Grabag.
Menindaklanjuti laporan itu, petugas gabungan yang terdiri dari KSPKT, Kanit Reskrim dan anggota Polsek Grabag, KBO Satreskrim Polres Purworejo, Unit Sabhara, serta Unit Inafis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil olah TKP, petugas menemukan beberapa fakta penting, di antaranya kerusakan pada atap dan plafon di area dekat meja kasir serta ruang penyimpanan brankas, kondisi toko yang dalam keadaan tutup tanpa penjagaan, serta kamera pengawas (CCTV) yang tidak berfungsi.
Selain itu, situasi lingkungan sekitar lokasi kejadian pada malam hari diketahui relatif sepi, sehingga diduga memudahkan pelaku menjalankan aksinya.
Hingga saat ini, jumlah kerugian masih dalam proses penghitungan, terutama dari barang berupa rokok dan kondom berbagai merek yang hilang dari etalase.
Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku. Pihak kepolisian juga mengimbau para pelaku usaha untuk meningkatkan sistem keamanan, seperti memastikan CCTV berfungsi dengan baik serta menambah pengamanan di area rawan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan pengamanan berlapis, khususnya bagi toko ritel yang beroperasi tanpa penjagaan pada malam hari. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








