Bencana AlamPemerintahan

Curah Hujan Tinggi, Banjir dan Pohon Tumbang di Pituruh

129
×

Curah Hujan Tinggi, Banjir dan Pohon Tumbang di Pituruh

Sebarkan artikel ini
Banjir di Desa Brengkol Kecamatan Pituruh, Selasa (9/2/2021)
Banjir di Desa Brengkol Kecamatan Pituruh, Selasa (9/2/2021)

PITURUH, purworejo24.com – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah mulai Selasa (9/2/2021) sore hingga malam hari mengakibatkan beberapa wilayah di Purworejo dilanda banjir. Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut namun ratusan warga terdampak akibat kejadian ini.

Kabid Kedaruratan Logistik BPBD Purworejo, Kusairi, menjelaskan bencana banjir terjadi di beberapa lokasi yaitu Dukuh Sigenuk, Dukuh Kliwonan, Dukuh Keputihan & Kedungringin, Desa Brengkol Kecamatan Pituruh.

Musibah banjir terjadi ketika hujan yang terjadi di Kecamatan Pituruh pada pukul 16.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB dengan intensitas tinggi. Hal itu menyebabkan Sungai Lesung mulai meluap pada pukul 18.00 WIB dan membanjiri perkampungan warga di Desa Brengkol Kecamatan Pituruh.

“Banjir juga menyebabkan beberapa pohon kelapa tumbang menutup jalan poros desa,” katanya kepada purworejo24.com usai kejadian pada Selasa (09/02/2021).

Warga mulai membersihan sisa-sisa banjir ketika air mulai surut.
Warga mulai membersihan sisa-sisa banjir ketika air mulai surut.

Kusairi mengaku pihak BPBD telah berkoordinasi dengan Camat Pituruh & pemerintah Desa Brengkol Kecamatan Pituruh untuk melakukan evakuasi pohon kelapa yang tumbang menutup  jalan di daerah sekitar lokasi banjir. Ratusan rumah di lokasi kejadian yang terdampak banjir yaitu di Dukuh Sigenuk, RT01/ RW 03 sebanyak 54 KK, Dukuh Kliwonan RT 02/ RW 03, sebanyak 30KK, Dukuh Keputihan RT 01, 02, / RW 04, sebanyak 130 KK dan Dukuh Kedungringin. RT 3/ RW 4 sebanyak 50 KK.

“Banjir mulai berangsur surut pada pukul 21.30 WIB. Lokasi terdampak banjir terparah adalah di Dukuh Keputihan dan Kedungringin dikarenakan lokasi 2 dukuh tersebut dekat dengan sungai. Pada saat kejadian ketinggian air ± 1.5 meter,” katanya.

Camat Pituruh, Yudhie Agung Prihatno mengatakan Pemerintah desa berencana medirikan dapur umum di Balai desa brengkol. Untuk kebutuhan konsumsi pengungsi untuk besok, Rabu, (10/2/2021).

“Tapi tetap dapur umum di Balai Desa karena sumur, kompor dan peralatan dapur belum dapat digunakan,” katanya.

Yudhie menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada pada saat musim penghujan seperti ini, karena musim penghujan tidak bisa diprediksi akan adanya banjir atau tidak. Pihaknya juga menyerukan untuk pemerintah desa untuk segera membuat posko kesehatan.

“Karena hujan masih belum dapat diprediksi, warga diminta tetap waspada, segera melakukan kerja bhakti bersih lingkungan dan untuk kesehatan puskesmas mendirikan posko pemeriksaan serta desa bersama BPBD dan Dinas Sosial menyiapkan dapur umum, diharapkan semua dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga,” tegasnya. (P24-Bayu)

 


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.