Banjir di desa Wingko Sangrahan Kecamatan Ngombol, Rabu (11/2/2021)
PURWOREJO, purworejo24.com – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah mulai Selasa (9/2/2012) sore hingga malam hari mengakibatkan beberapa wilayah di Purworejo dilanda banjir. Diperkirakan hampir seribu warga Purworejo terdampak banjir.
Kabid Kedaruratan Logistik BPBD Purworejo, Kusairi, menjelaskan setelah pada Selasa (9/2/2012) malam bencana banjir terjadi di Desa Brengkol Kecamatan Pituruh, banjir juga menggenang sejumlah desa lain di Kecamatan Ngombol dan Grabag pada Rabu (10/2/2021) siang.
Salah satu desa yang terendam banjir cukup parah adalah Desa Wongko Sangrahan. Hujan dengan curah tinggi yang terjadi mengakibatkan Sungai Deres dan Sungai Cluwek meluap. Akibat luapan kedua sungai tersebut merendam sebagian rumah warga di Desa Wingko Sanggrahan dengan ketinggian mencapai 1 meter.
“BPBD melakukan assesment lokasi bersama Sekdes dan perangkat Desa Wingko Sanggrahan, Ketinggian air mencapai 30 cm hingga dengan 1 m,” katanya.” katanya kepada purworejo24.com pada Rabu (10/02/2021).
Warga bersama BPBD, TNI, POLRI dan relawan memberi bantuan makanan kepada warga yang terisolir di desa Wingko Sangrahan
Kejadian meluapnya sungai terjadi sekitar pukul 04.00 Wib pagi tadi. Banjir juga menutup beberapa jalan poros desa setempat. Korban terdampak banjir di desa Wingko Sanggrahan sekitar 200 keluarga, Dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kepala BPBD Kabupaten Purworejo, Sutrisno saat ditemui di lokasi banjir mengatakan, hujan deras dengan intensitas tinggi dan lama pada hari Selasa (9/2/2021) hingga Rabu (10/2/2021) telah menyebab sedikitnya 5 Desa di Kabupaten Purworejo terendam banjir.
“Ada lima desa yang terdampak banjir, semalam di desa Brengkol Kecamatan Pituruh, dan siang ini ada di Desa Wingko Sanggrahan dan Wingko Mulyo Kecamatan Ngombol, lalu Desa Tlepok di Kecamatan Grabag,” ungkapnya.
Pihaknya mengaku bersama tim gabungan baik dari BPBD, TNI, Polri dan relawan telah membantu evukuasi sejumlah warga yang terdampak banjir utamanya bagi anak-anak dan lansia untuk di bawa ke tempat yang lebih aman.
“Bantuan sembako dan makanan juga telah kami berikan, dengan mendirikan dapur umum untuk membantu warga yang terkena dampak banjir,” ujarnya. (P24-Bayu/wid)