Pendidikan

Khidmat Malam Renungan Ulang Janji di Kaligesing, Guru Pembina Pramuka Teguhkan Semangat Pengabdian

3
×

Khidmat Malam Renungan Ulang Janji di Kaligesing, Guru Pembina Pramuka Teguhkan Semangat Pengabdian

Sebarkan artikel ini
Saat kegiatan renungan ulang janji di Kecamatan Kaligesing
Saat kegiatan renungan ulang janji di Kecamatan Kaligesing

KALIGESING, purworejo24.com — Puluhan guru pembina Pramuka dari berbagai satuan pendidikan di Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, mengikuti upacara Renungan Ulang Janji dan Sarasehan dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65, Kamis (13/8/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Kaligesing tersebut menjadi momentum bagi para pembina untuk kembali menghayati nilai-nilai kepramukaan sekaligus memperbarui komitmen dalam mendidik dan membentuk karakter peserta didik.

Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Kaligesing sekaligus Sekretaris Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Kaligesing, Mustiko Aji Triatmojo, S.Pd.SD., mengatakan renungan ulang janji merupakan agenda rutin yang digelar setiap menjelang peringatan Hari Pramuka.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi ruang untuk mengingat kembali janji dan nilai yang menjadi landasan Gerakan Pramuka, khususnya Tri Satya dan Dasa Darma.

Setiap tahun kami memperbarui niat para pandu, terutama bapak dan ibu pembina, agar apa yang dilakukan selalu disertai semangat Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan,” katanya.

Rangkaian peringatan Hari Pramuka di Kecamatan Kaligesing telah dimulai dengan ziarah ke makam para sesepuh dan tokoh yang berjasa dalam perkembangan kepramukaan di wilayah tersebut. Setelah renungan ulang janji dan sarasehan, kegiatan dilanjutkan dengan upacara peringatan Hari Pramuka pada Jumat (14/8/2026).

Selain itu, seluruh satuan pendidikan di Kecamatan Kaligesing juga diarahkan melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan sebagai bentuk pengamalan kepedulian terhadap lingkungan.

Mustiko menjelaskan, kegiatan malam tersebut sengaja diprioritaskan bagi para pembina.

Kondisi geografis Kaligesing yang memiliki medan cukup berat serta jarak tempuh antarrumah menjadi pertimbangan untuk tidak melibatkan peserta didik pada kegiatan malam hari.

Karena kondisi medan Kaligesing dan perjalanan pada malam hari, kami memprioritaskan kakak-kakak pembina yang mengikuti kegiatan,” jelasnya.

Saat ini, Gerakan Pramuka di Kecamatan Kaligesing memiliki anggota sekitar 4.000 hingga 4.500 orang, mulai dari peserta didik hingga pembina. Jumlah pembinanya diperkirakan mencapai 350 sampai 400 orang.

Dalam kegiatan malam tersebut, perwakilan berasal dari 22 SD, dua SMP negeri, satu MTs, dan satu MI.

Menurut Mustiko, aktivitas kepramukaan di Kaligesing selama ini tidak berhenti pada kegiatan latihan di sekolah. Para anggota Pramuka juga dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Salah satunya melalui Karya Bhakti Lebaran, ketika anggota Pramuka turut membantu kepolisian dalam kegiatan pengamanan dan kelancaran lalu lintas.

Ada pula kegiatan Pramuka Peduli untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana maupun membutuhkan bantuan.

Selain itu banyak kegiatan lain, seperti menanam pohon dan merawat lingkungan sekitar. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari gerakan yang kami dorong dalam momentum Hari Pramuka,” ujarnya.

Foto bersama usai kegiatan
Foto bersama usai kegiatan

Tahun ini, peringatan Hari Pramuka mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”

Tema tersebut, lanjut Mustiko, menjadi pengingat bahwa Gerakan Pramuka juga dapat mengambil peran dalam mendukung program prioritas nasional, salah satunya melalui kegiatan menanam dan memanfaatkan lingkungan sekolah untuk mendukung ketahanan pangan.

Sarasehan yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan juga menjadi ruang kolaborasi antara Gerakan Pramuka dengan berbagai pemangku kepentingan di tingkat kecamatan.

Unsur Forkopimcam, kepolisian, TNI, kecamatan, serta Puskesmas dilibatkan sebagai bagian dari Mabiran untuk memberikan masukan dan memperkuat arah pembinaan kepramukaan di Kaligesing.

Harapannya Gerakan Pramuka tetap berada pada jalur yang benar dan bisa bersinergi dengan program kecamatan, kepolisian maupun TNI. Nilai-nilai positif itu kemudian kami tularkan kepada siswa-siswi di seluruh Kecamatan Kaligesing,” katanya.

Ia menambahkan, penguatan kualitas pembina juga menjadi perhatian. Hampir 100 pembina di Kaligesing telah mengikuti Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD).

Pelatihan tersebut diharapkan membuat para pembina semakin memiliki kompetensi dan metode pembinaan yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Harapannya kegiatan kepramukaan benar-benar menjadi sarana pembentukan karakter peserta didik. Pembina juga harus memiliki standar dan kemampuan yang terus diperbarui,” ungkapnya.

Dengan demikian, peringatan Hari Pramuka tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen para pembina dalam mendampingi generasi muda.

Melalui nilai disiplin, tanggung jawab, gotong royong, kepedulian sosial, cinta lingkungan, dan pengabdian, Gerakan Pramuka diharapkan terus menjadi salah satu wadah penting dalam membentuk generasi muda Kaligesing yang berkarakter dan siap berkontribusi bagi masyarakat. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.