Pendidikan

Youth Volunteer Red Cross PMI Purworejo, 828 Peserta Adu Keterampilan dan Semangat Kemanusiaan

12
×

Youth Volunteer Red Cross PMI Purworejo, 828 Peserta Adu Keterampilan dan Semangat Kemanusiaan

Sebarkan artikel ini
Penyematan tanda peserta oleh bupati
Penyematan tanda peserta oleh bupati

PURWOREJO, purworejo24.com – Semangat kepedulian dan kerelawanan generasi muda bergema di SMA Negeri 5 Purworejo, Sabtu (26/9/2026). Sebanyak ratusan anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti Youth Volunteer Red Cross PMI Kabupaten Purworejo Tahun 2026.

Mengusung tema “Gen Z Peduli, Bergerak untuk Kemanusiaan”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI), sekaligus wadah pembinaan generasi muda agar tidak hanya memiliki keterampilan kepalangmerahan, tetapi juga kepedulian sosial dan semangat kemanusiaan.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti, SH, ditandai dengan pemukulan gong.

Ketua PMI Kabupaten Purworejo drg. Ernawan Cahyo Winardi, MM, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Youth Volunteer Red Cross dirancang sebagai ruang bagi generasi muda untuk mengenal, memahami, sekaligus mengembangkan nilai-nilai kemanusiaan, kerelawanan, kepedulian sosial, kebersamaan, dan solidaritas.

“Tema Gen Z Peduli, Bergerak untuk Kemanusiaan menjadi semangat bagi generasi muda untuk menumbuhkan kepedulian, mempererat solidaritas, serta mengambil peran nyata dalam kegiatan kemanusiaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Program Kerja PMI Kabupaten Purworejo Tahun 2026, hasil tindak lanjut koordinasi Pembina PMR Mula, Madya dan Wira se-Kabupaten Purworejo pada 23 April 2026, serta Surat Keputusan Pengurus PMI Kabupaten Purworejo Nomor 023/KEP/RLW/PMI.Pwrj/VI/2026 tanggal 30 Juni 2026 tentang pembentukan panitia Youth Volunteer Red Cross.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Peserta berasal dari tiga jenjang PMR.

Untuk PMR Mula tingkat SD/MI, tercatat 12 regu dengan 120 peserta. Kemudian PMR Madya tingkat SMP/MTs sebanyak 36 regu dengan 432 peserta, serta PMR Wira tingkat SMA/SMK/MA sebanyak 23 regu dengan 276 peserta.

Dengan demikian, jumlah peserta lomba mencapai 828 orang, belum termasuk para pembina, pendamping, dan panitia. Dalam laporan panitia, keseluruhan peserta dan panitia diperkirakan mencapai sekitar 890 orang.

Tidak hanya peserta dari Purworejo, kegiatan tersebut juga melibatkan 16 orang juri yang datang dari sejumlah daerah, yakni Kabupaten Temanggung, Wonosobo, Kabupaten Magelang, Kota Magelang, dan Kebumen.

Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti mengapresiasi pelaksanaan Youth Volunteer Red Cross tersebut. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan upaya membangun karakter generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial dan sesama.

“Lomba ini menjadi sarana penting untuk membangun kepedulian, empati, tanggung jawab, serta keberanian untuk bergerak dan memberikan manfaat bagi sesama, khususnya generasi muda,” kata Yuli Hastuti.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut hendaknya tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi di arena perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan PMR diharapkan mampu melahirkan kader-kader muda yang berakhlak, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki kepedulian sosial, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Perlombaan ini bukan persoalan prestasi menang ataupun kalah. Lebih dari itu, lomba ini menjadi ajang menunjukkan keberanian untuk tampil, belajar, bekerja sama, dan berkompetisi yang merupakan bagian dari makna prestasi itu sendiri,” tuturnya.

Menurutnya, nilai yang tidak kalah penting dalam kegiatan tersebut adalah bagaimana peserta belajar menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, persahabatan, dan semangat kebersamaan.

Yuli juga berharap kegiatan Youth Volunteer Red Cross dapat terus berkembang dan memiliki jangkauan yang semakin luas. Ia menilai hal tersebut penting agar prestasi kepalangmerahan yang diraih pelajar Purworejo dapat memperoleh ruang pengakuan dan apresiasi yang lebih luas, termasuk hingga tingkat Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

“Jangan sampai ada anak Purworejo yang sudah berprestasi tetapi prestasinya belum mendapatkan pengakuan sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, PMI Purworejo tidak hanya mempertemukan para pelajar dalam sebuah kompetisi, tetapi juga membangun ruang pembelajaran tentang arti menjadi relawan dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

Keterampilan yang diperoleh anggota PMR diharapkan menjadi bekal ketika mereka terlibat dalam kegiatan sosial maupun kemanusiaan di tengah masyarakat.

Di hadapan para peserta, Bupati pun berpesan agar seluruh rangkaian perlombaan dijalani dengan penuh semangat dan tetap menjunjung nilai-nilai kepalangmerahan.

“Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, tetap semangat, dan yang paling penting teruslah bergerak untuk kemanusiaan,” pesannya.

Kegiatan Youth Volunteer Red Cross PMI Kabupaten Purworejo Tahun 2026 sekaligus menjadi momentum untuk menegaskan bahwa semangat kemanusiaan tidak mengenal usia.

Dari lingkungan sekolah, para pelajar didorong untuk tumbuh menjadi generasi yang peduli, mampu bekerja sama, dan siap hadir memberikan manfaat bagi masyarakat. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.