PURWOREJO, purworejo24.com – Suasana penuh kehangatan dan nostalgia mewarnai Reuni Akbar Keluarga Besar Alumni SMP Negeri 2 Purworejo (Kejora), Sabtu (7/11/2026). Mengusung tema “Menyatu untuk Kejora”, kegiatan ini menjadi puncak perayaan Lustrum XVI atau 80 tahun perjalanan SMPN 2 Purworejo.
Reuni akbar tersebut mempertemukan sekitar 50 angkatan alumni, mulai lulusan tahun 1967 hingga 2017. Para alumni lintas generasi kembali berkumpul di almamater untuk mempererat persaudaraan sekaligus membangun komitmen bersama dalam mendukung kemajuan sekolah dan Kabupaten Purworejo.
Suasana reuni semakin semarak dengan kehadiran musisi Pongki Barata, vokalis yang pernah bergabung dengan grup band Jikustik. Pongki membawakan tujuh lagu hits, yakni Seribu Tahun Lamanya, Maaf, Setia, Selamat Malam Dunia, Untuk Dikenang, Pandangi Langit Malam Ini, serta Saat Kau Tak Disini (SKTD).
Penampilan Pongki diiringi Band Tyo & Friends. Grup musik yang dikomandoi KRAT Setyo Prihandono tersebut juga menyuguhkan sejumlah lagu populer milik Dewa 19, Reza Artamevia, Mulan Jameela, Nike Ardilla, serta lagu mancanegara dari Chicago dan Toto.
Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh alumni yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kehadiran alumni dari berbagai generasi menunjukkan kuatnya ikatan persaudaraan dengan almamater yang tetap terjaga meskipun telah puluhan tahun meninggalkan bangku sekolah.
“Dengan tema ‘Menyatu untuk Kejora’, reuni ini menjadi momentum istimewa untuk mempertemukan kembali para alumni dari berbagai generasi. Berkumpulnya sekitar 44 angkatan menunjukkan bahwa ikatan persaudaraan dengan almamater tetap terjaga hingga saat ini,” ungkapnya.
Bupati berharap reuni tidak sekadar menjadi ajang bernostalgia, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi, membangun jejaring, dan saling mendukung.
Ia mengajak seluruh alumni menjadikan kebersamaan tersebut sebagai kekuatan untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan SMPN 2 Purworejo sekaligus pembangunan daerah.
“Kejora bukan hanya menjadi kebanggaan masa lalu, tetapi juga menjadi kekuatan untuk membangun masa depan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Alumni Kejora, Hermawan Wahyu Utomo ST MSi, yang juga Direktur Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Kabupaten Purworejo, menyebut reuni akbar tersebut merupakan kegiatan istimewa yang dapat terlaksana berkat kolaborasi seluruh alumni dan berbagai pihak.
Ia mengapresiasi kerja keras panitia yang mampu mempersiapkan kegiatan hanya dalam waktu sekitar dua bulan. Menurutnya, keberhasilan acara tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi dapat meringankan pekerjaan yang besar.
Hermawan juga menegaskan bahwa alumni merupakan aset penting sekolah atau human capital yang perlu diberdayakan untuk mendukung kemajuan pendidikan.
Ia berharap reuni menjadi sarana silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dan kolaborasi antargenerasi. Alumni yang lebih senior diharapkan dapat berbagi pengalaman serta membuka ruang dukungan bagi generasi berikutnya.
“Kalau kita mau berkolaborasi, kegiatan seberat apa pun bisa menjadi ringan. Kalau hanya mengandalkan sekolah, tentu tidak bisa. Alumni dan seluruh pemangku kepentingan harus ikut berperan,” ujarnya.
Perwakilan sekolah sekaligus Kepala SMPN 2 Purworejo, Prastowo Widagdo SPd MPd, menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh alumni terhadap terselenggaranya reuni akbar tersebut.
Ia berharap pertemuan lintas angkatan tidak berhenti pada kegiatan berkumpul, tetapi menghasilkan manfaat nyata bagi sekolah, keluarga besar Kejora, dan masyarakat Purworejo.
Menurutnya, alumni Kejora telah berkiprah di berbagai bidang, baik tingkat daerah, nasional maupun internasional. Potensi tersebut diharapkan terus dikembangkan untuk memberikan kontribusi lebih luas.
“Orang yang paling baik adalah orang yang memberikan manfaat. Saya berharap alumni Kejora selalu solid dan bisa mewarnai pembangunan Purworejo,” ungkapnya.
Prastowo juga mengajak para alumni terus mendukung peningkatan prestasi sekolah agar SMPN 2 Purworejo semakin maju dan membanggakan.
Reuni akbar ini sekaligus menjadi momentum mengenang perjalanan panjang sekolah yang telah berusia 80 tahun. Gedung bersejarah yang menjadi saksi perjalanan pendidikan para alumni tetap berdiri kokoh, menjadi simbol kesinambungan dan kebanggaan keluarga besar Kejora.
Melalui semangat Menyatu untuk Kejora, para alumni diharapkan tidak hanya merawat kenangan masa sekolah, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan menghadirkan kontribusi nyata bagi almamater serta masyarakat. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









