Pendidikan

Milad ke-62 UMPWR: Kinerja Rektor Capai 128 Persen, Kampus Bersiap Sambut Kepemimpinan Baru

21
×

Milad ke-62 UMPWR: Kinerja Rektor Capai 128 Persen, Kampus Bersiap Sambut Kepemimpinan Baru

Sebarkan artikel ini
Rektor UMPWR Assoc. Prof. Dr. Teguh Wibowo, M.Pd. saat memberikan sambutan dan laporan dalam acara Milad ke-62 melalui Sidang Terbuka Senat di Auditorium Kasman Singodimedjo UMPWR, Kamis (24/9/2026).
Rektor UMPWR Assoc. Prof. Dr. Teguh Wibowo, M.Pd. saat memberikan sambutan dan laporan dalam acara Milad ke-62 melalui Sidang Terbuka Senat di Auditorium Kasman Singodimedjo UMPWR, Kamis (24/9/2026).

PURWOREJO, purworejo24.com – Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) memperingati Milad ke-62 melalui Sidang Terbuka Senat di Auditorium Kasman Singodimedjo UMPWR, Kamis (24/9/2026).

Momentum tersebut tidak hanya menjadi peringatan perjalanan panjang perguruan tinggi Muhammadiyah di Purworejo, tetapi juga menjadi ruang evaluasi capaian kinerja sekaligus penegasan arah pengembangan UMPWR ke depan.

Dalam kesempatan itu, Rektor UMPWR Assoc. Prof. Dr. Teguh Wibowo, M.Pd. menyampaikan laporan tahunan kinerja periode tahun akademik 2025/2026. Berdasarkan laporan tersebut, rerata total ketercapaian kinerja UMPWR mencapai 128 persen.

Teguh mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai program penguatan kelembagaan, sumber daya manusia, penelitian, inovasi, keuangan, kemahasiswaan, hingga jejaring kerja sama.

Rerata total ketercapaian kita adalah 128 persen,” kata Teguh dalam Sidang Terbuka Senat Milad ke-62 UMPWR.

Salah satu capaian yang disoroti adalah penguatan akreditasi program studi. Dari 18 program studi yang dimiliki UMPWR, sebanyak delapan program studi atau sekitar 44 persen telah meraih akreditasi Unggul.

Teguh menuturkan capaian tersebut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan kondisi ketika dirinya mulai menjabat sebagai rektor pada 2023, saat belum ada program studi UMPWR yang berstatus Unggul.

Ia optimistis capaian tersebut masih dapat bertambah, antara lain melalui proses akreditasi Program Studi Pendidikan Fisika dan Magister Pendidikan Matematika.

Dulu waktu saya jadi rektor tahun 2023 belum ada yang terakreditasi Unggul. Sekarang sudah delapan. Insyaallah ini bisa bertambah menjadi 50 persen,” ujarnya.

Dari sisi sumber daya manusia, jumlah dosen bergelar doktor mencapai 44 orang, melampaui target 33 orang atau terealisasi 133 persen. Sementara dosen yang telah memiliki sertifikat pendidik mencapai 104 orang dari target 106 orang.

Namun demikian, Teguh menyebut masih terdapat pekerjaan rumah dalam peningkatan jabatan akademik dosen. Jumlah dosen dengan jabatan Lektor tercatat 69 orang dari target 75, sedangkan Lektor Kepala mencapai 16 orang dari target 22.

Untuk jabatan Guru Besar, UMPWR memiliki empat orang dari target lima orang.

Kami sangat mendorong Bapak-Ibu dosen untuk segera maju ke Lektor Kepala. Untuk Guru Besar juga terus kami dorong,” katanya.

Kinerja bidang penelitian, publikasi, dan kekayaan intelektual juga menjadi bagian penting dalam laporan tersebut.

Publikasi pada jurnal terindeks Scopus maupun Web of Science (WoS) mencapai 139 artikel dari target 125 artikel atau 111 persen. Sementara publikasi Q2 disebut mengalami pertumbuhan hingga 260 persen sejak 2023.

Secara keseluruhan, publikasi UMPWR meningkat 39,7 persen dalam empat tahun terakhir.

Di bidang kekayaan intelektual, UMPWR mencatat 66 hak cipta dari target 64 atau mencapai 106 persen. Selain itu, terdapat dua paten sederhana dan satu paten.

Untuk jurnal terakreditasi Sinta, jumlahnya meningkat dari 12 jurnal pada 2025 menjadi 14 jurnal pada 2026. Adapun buku ber-ISBN mencapai 36 buku dari target 16 buku atau 225 persen.

Insyaallah kami sangat mendorong teman-teman melakukan publikasi. Kami berusaha memberikan reward yang relevan dengan publikasi ini,” ujar Teguh.

Dari sektor kemahasiswaan, jumlah mahasiswa UMPWR pada tahun akademik 2025/2026 mencapai 6.897 orang, jauh di atas target 5.000 mahasiswa atau 138 persen.

UMPWR juga telah memiliki 10 mahasiswa internasional yang berasal dari Mali, Thailand, dan Timor Leste.

Meski demikian, Teguh menyoroti capaian prestasi mahasiswa yang masih perlu ditingkatkan. Dari target 230 prestasi, baru tercatat 107 prestasi atau sekitar 47 persen.

Ia meminta kegiatan mahasiswa lebih diarahkan pada program yang mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, termasuk Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), karya ilmiah, serta berbagai kompetisi.

Kegiatan seperti Milad Hima atau Milad UKM kalau bisa dikurangi. Tetapi kegiatan penulisan karya ilmiah atau lomba-lomba lebih diperbanyak supaya prestasi mahasiswa lebih banyak,” tegasnya.

Ke depan, UMPWR menargetkan penguatan kelembagaan melalui pengajuan akreditasi perguruan tinggi (APT) Unggul. Proses submit ditargetkan dilakukan pada Oktober 2026.

Setelah penguatan APT, UMPWR juga menyiapkan penambahan program studi yang dinilai relevan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

Pengembangan sarana dan unit usaha juga terus dilakukan. Di antaranya pengembangan Suryamart, Bengkel Surya Motor, pembangunan Lumina Surya Boga di Pangen dengan alokasi anggaran sekitar Rp1 miliar, pengembangan Kampus 3 di Sucen, serta rencana pembangunan Kampus 5 di Bagelen.

Di bidang keuangan, pendapatan non-SPP mencapai Rp2,47 miliar dari target Rp2,4 miliar. Hibah kelembagaan mencapai Rp3,66 miliar dari target Rp3 miliar, sedangkan dana penelitian meningkat menjadi Rp1,84 miliar dari target Rp1,65 miliar.

UMPWR juga memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari audit eksternal keuangan tahun 2026.

Penguatan jejaring kemitraan juga menjadi salah satu capaian yang menonjol. UMPWR mencatat 102 kerja sama internasional, 31 kerja sama nasional, dan 150 kerja sama lokal.

Menurut Teguh, capaian jejaring kemitraan tersebut mencapai 299 persen dari target yang ditetapkan.

Kerja sama internasional antara lain dilakukan dengan perguruan tinggi di Rusia, Malaysia, dan Filipina. UMPWR juga menerima kunjungan mitra dari Ufa University, Rusia.

Di bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), seluruh agenda yang ditargetkan disebut telah terlaksana dengan ketercapaian 100 persen. UMPWR juga mencanangkan lingkungan kampus bebas rokok.

Di tengah pemaparan capaian tersebut, Teguh juga menyampaikan bahwa Milad ke-62 menjadi momentum penting bagi dirinya karena merupakan pidato terakhirnya sebagai rektor pada periode kepemimpinan saat ini.

Teguh menyebut masa jabatannya akan berakhir pada April 2027. Karena itu, ia meminta proses pemilihan rektor periode 2027–2031 segera dipersiapkan.

Ini pidato terakhir saya di periode ini. Kita tidak tahu nanti siapa rektor selanjutnya di periode 2027–2031. Saya berakhir di April 2027,” ungkapnya.

Ia menegaskan proses pemilihan rektor harus dilakukan secara terbuka sesuai ketentuan yang berlaku.

Kami membuka seluas-luasnya bagi Bapak-Ibu yang berkenan menjadi rektor, silakan mendaftar asalkan memenuhi persyaratan yang kita tentukan. Insyaallah kita sangat terbuka,” katanya.

Selain laporan kinerja, Milad ke-62 UMPWR juga diwarnai pemberian penghargaan bagi mahasiswa dan dosen berprestasi serta penghargaan bagi tenaga kependidikan yang mendapat kesempatan menjalankan ibadah umrah.

Sementara itu, Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti, SH melalui Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Rita Purnama, S.STP., M.M., menyampaikan apresiasi atas perjalanan UMPWR selama 62 tahun.

Pemkab Purworejo berharap UMPWR terus berkembang menjadi universitas yang unggul dalam IPTEKS dan entrepreneurship dengan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.

Semoga UMP terus berkembang menjadi universitas yang unggul dalam IPTEKS dan entrepreneurship dengan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam,” kata Rita membacakan sambutan Bupati.

Mengangkat tema “Tumbuh, Tangguh, Berpengaruh”, Pemkab menilai UMPWR memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan daerah.

Pemerintah daerah, lanjut Rita, membuka ruang kolaborasi yang luas bagi UMPWR untuk bersama-sama menjawab berbagai persoalan pembangunan di Kabupaten Purworejo.

UMP sebagai mitra strategis pemerintah daerah dapat ikut berperan aktif memberikan dukungan analisis, riset, hingga pengembangan gagasan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah,” ujarnya.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat lahirnya inovasi dan solusi nyata yang dapat diterapkan di tengah masyarakat secara berkelanjutan.

Dengan capaian kinerja yang terus berkembang dan agenda penguatan kelembagaan ke depan, Milad ke-62 menjadi penanda perjalanan UMPWR untuk terus tumbuh, tangguh, dan memberikan pengaruh yang lebih luas, baik bagi dunia pendidikan maupun pembangunan masyarakat dan daerah. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.