Pendidikan

Didorong Raih Mimpi, 49 Pelajar dan Mahasiswa Terima Beasiswa Muslim Berprestasi dari BMT Binamas Purworejo

1
×

Didorong Raih Mimpi, 49 Pelajar dan Mahasiswa Terima Beasiswa Muslim Berprestasi dari BMT Binamas Purworejo

Sebarkan artikel ini
Foto bersama usai penyerahan beasiswa secara simbolis kepada siswa dan mahasiswa yang mendapat
Foto bersama usai penyerahan beasiswa secara simbolis kepada siswa dan mahasiswa yang mendapat

 

 

KUTOARJO, purworejo24.com — KSPPS BMT Binamas Purworejo kembali memperkuat kepeduliannya terhadap dunia pendidikan melalui Launching Beasiswa Muslim Berprestasi Tahun Ajaran 2026/2027.

Mengusung tema “Menumbuhkan Mimpi, Menguatkan Potensi, Menggapai Prestasi”, kegiatan digelar di Aula Pertemuan Lantai 3 BMT Binamas Kutoarjo, Sabtu (15/8/2026).

Program tersebut menyasar pelajar dan mahasiswa dari keluarga duafa atau kurang mampu secara ekonomi yang memiliki semangat belajar dan prestasi.

Tahun ini, sebanyak 49 penerima beasiswa mendapatkan dukungan pendidikan, terdiri atas 11 siswa SMP/sederajat, 31 siswa SMA/SMK/MA/sederajat, serta tujuh mahasiswa perguruan tinggi.

Kepala Divisi Baitul Maal BMT Binamas Purworejo, Agus Sarifin, mengatakan program beasiswa tersebut merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana infak dan sedekah untuk membantu masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.

Namanya memang Beasiswa Muslim Berprestasi, tetapi yang menjadi prioritas utama adalah mereka yang masuk kategori duafa atau kurang mampu. Setelah itu, kami melihat aspek prestasinya,” kata Agus.

Secara nominal, penerima tingkat SMP/sederajat memperoleh bantuan Rp150 ribu per bulan atau Rp1,8 juta dalam setahun. Siswa SMA/sederajat memperoleh Rp200 ribu per bulan atau Rp2,4 juta per tahun, sedangkan mahasiswa mendapatkan Rp300 ribu per bulan atau Rp3,6 juta per tahun.

Bantuan tersebut disalurkan melalui rekening masing-masing penerima.

Dana diharapkan dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan pendidikan, seperti membeli buku, perlengkapan sekolah, kuota internet, transportasi, maupun kebutuhan penunjang pembelajaran lainnya.

Agus menjelaskan, program beasiswa Baitul Maal BMT Binamas bukan program baru. Program tersebut telah berjalan selama lebih dari dua dekade dan menjadi salah satu program unggulan yang terus dipertahankan.

Ketika saya masuk BMT Binamas pada 2005, program ini sudah ada. Artinya sudah lebih dari 20 tahun. Kami berharap program ini terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Menariknya, penerima beasiswa tidak hanya mendapatkan bantuan finansial. Mereka juga mengikuti kegiatan pembinaan rutin satu bulan sekali sebagai bagian dari upaya membangun karakter, kedisiplinan, dan motivasi.

Pembinaan dijadwalkan setiap Ahad pekan kedua pukul 09.00 hingga menjelang Dhuhur.
Keaktifan peserta menjadi salah satu bagian dari evaluasi keberlanjutan beasiswa.

Khusus mahasiswa, penerima beasiswa juga diarahkan menjadi relawan Baitul Maal BMT Binamas. Mereka nantinya dapat dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosial, seperti penyaluran air bersih saat kekeringan, pembangunan sumur bor, layanan kesehatan, santunan anak yatim, hingga pembagian sembako.

Dengan pola tersebut, program beasiswa diharapkan tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi turut membentuk generasi muda yang memiliki kepedulian sosial dan kemauan untuk berkontribusi bagi masyarakat.

Agus menambahkan, proses perekrutan penerima dilakukan melalui sejumlah jalur. Sebagian peserta diajukan secara kolektif oleh sekolah, sementara lainnya mendaftar secara mandiri setelah memperoleh informasi dari masyarakat, karyawan, radio, maupun media sosial.

Untuk jenjang SMP, penerima dapat mulai masuk program sejak kelas 2 dan berkesempatan melanjutkan hingga kelas 3 SMA/sederajat, dengan tetap memenuhi ketentuan dan evaluasi tahunan.

Sementara untuk perguruan tinggi, program diberikan mulai semester 5 hingga semester 8.

Kebijakan tersebut sekaligus menjadi upaya agar penerima manfaat dapat berganti dan kesempatan memperoleh beasiswa dapat dirasakan lebih banyak mahasiswa.

Agus mengatakan, program tersebut telah melahirkan banyak alumni yang mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun meraih profesi yang membanggakan.

Alhamdulillah, dari alumni penerima beasiswa ada yang melanjutkan kuliah di Universitas Indonesia, STAN, bahkan ada yang sudah menjadi dokter. Kami berharap Baitul Maal BMT Binamas dapat terus ikut berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” katanya.

Salah satu penerima beasiswa tahun ini adalah Firman Maulana, mahasiswa STIE Rajawali Purworejo asal Bandungkidul, Kecamatan Bayan.

Firman yang kini duduk di semester 6 mengaku bersyukur mendapatkan kesempatan menjadi penerima beasiswa.

Ia mengetahui program tersebut setelah mendapat informasi dan undangan dari BMT Binamas melalui kampusnya. Setelah mengisi formulir, Firman mengikuti proses seleksi dan wawancara di BMT Binamas.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama menempuh pendidikan, terutama untuk transportasi dari tempat tinggal ke kampus, uang saku, serta kebutuhan internet.

Saya merasa sangat terbantu. Orang tua saya jauh dan saya tinggal bersama kakak. Kondisi ekonomi juga tidak terlalu baik. Dengan adanya bantuan ini, saya bisa lebih terbantu untuk bertahan dan melanjutkan kuliah,” tutur Firman.

Firman berharap program tersebut terus berjalan sehingga semakin banyak pelajar dan mahasiswa yang memperoleh kesempatan untuk mengejar cita-cita.

Semoga BMT Binamas selalu lancar dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat serta siswa-siswa dalam mengejar mimpinya,” ujarnya.

Launching beasiswa tersebut menjadi pengingat bahwa dukungan terhadap pendidikan tidak selalu harus berbentuk fasilitas besar. Bantuan yang diberikan secara tepat sasaran dapat membantu mengurangi beban keluarga sekaligus menjaga semangat anak-anak untuk tetap bersekolah dan berprestasi.

Baitul Maal BMT Binamas berharap dukungan para donatur melalui infak dan sedekah dapat terus berkembang sehingga manfaatnya dapat dirasakan semakin luas.

Melalui pendidikan, beasiswa ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga diharapkan menjadi investasi sosial untuk melahirkan generasi Purworejo yang berpendidikan, berprestasi, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.