PURWOREJO, purworejo24.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-28 menjadi momentum bagi seluruh kader untuk memperkuat komitmen dalam mengabdi kepada masyarakat.
Di usia yang semakin matang, PKB menegaskan tekad untuk terus menghadirkan politik yang berpihak kepada rakyat melalui kerja-kerja nyata, khususnya di lembaga legislatif.
Anggota DPRD Kabupaten Purworejo dari Fraksi PKB, Budi Sunaryo, mengatakan usia ke-28 merupakan fase kedewasaan partai yang harus diiringi dengan sikap bijaksana dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah masyarakat.
“Di usia 28 tahun ini, PKB sudah beranjak dewasa. Otomatis kami sebagai kader harus tampil lebih bijak dalam menjalankan amanah rakyat. Selaku anggota DPRD, kami siap memperjuangkan aspirasi masyarakat dan hadir langsung di tengah-tengah mereka untuk mencarikan solusi terbaik atas berbagai persoalan yang dihadapi,” ujarnya, disela kegiatan Harlah di kantor PKB Purworejo, pada Minggu (19/7/2026) malam.
Menurut Budi, kehadiran wakil rakyat tidak cukup hanya melalui penyusunan kebijakan di ruang sidang, tetapi juga harus diwujudkan dengan mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung. Dengan demikian, kebijakan yang diperjuangkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Selain memperkuat peran legislatif, PKB juga melakukan penyegaran organisasi untuk menyongsong periode kepengurusan baru. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah memberikan ruang lebih luas kepada generasi muda untuk memimpin di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC), dengan menetapkan batas usia maksimal 35 tahun bagi Ketua PAC.
Meski mengedepankan semangat regenerasi, kepengurusan baru tetap berada dalam arahan Dewan Syuro sebagai representasi para ulama dan tokoh senior. Sinergi antara energi generasi muda dan kebijaksanaan para sesepuh diharapkan mampu memperkuat soliditas partai. Pelantikan jajaran pengurus baru dijadwalkan berlangsung pada 23 Juli 2026 di Jakarta.
Pada HUT ke-28 tahun ini, PKB mengangkat tema “Politik Kehadiran”, yang menekankan pentingnya setiap kader untuk selalu hadir, mendampingi, serta memberikan solusi atas persoalan masyarakat.
Melalui semangat politik kehadiran, PKB ingin memastikan setiap aspirasi masyarakat dapat terserap secara optimal sehingga kebijakan yang diperjuangkan benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat, khususnya kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian.
Sebagai implementasi tema tersebut, DPC PKB Kabupaten Purworejo menggelar berbagai kegiatan sosial yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi aksi donor darah, santunan kepada anak yatim, serta pemberian penghargaan berupa piagam dan uang pembinaan kepada sepuluh sosok yang dinilai sebagai “pahlawan sunyi”.
Penghargaan diberikan kepada sejumlah profesi yang selama ini berkontribusi besar bagi masyarakat, namun sering kali tidak banyak mendapat sorotan. Mereka antara lain penggali kubur, bidan desa, guru honorer yang belum diangkat menjadi PPPK, sopir ambulans, marbot masjid, serta relawan penanggulangan bencana.
Melalui apresiasi tersebut, PKB ingin menegaskan bahwa setiap bentuk pengabdian kepada masyarakat memiliki nilai yang sangat berarti dan layak mendapatkan penghormatan. Partai berharap semangat kebersamaan dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dapat terus terjalin untuk mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berpihak kepada kepentingan rakyat. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









