PURWOREJO, purworejo24.com – Sebanyak 10 sosok yang dinilai telah mengabdikan diri tanpa pamrih kepada masyarakat menerima penghargaan pada puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kantor DPC PKB Kabupaten Purworejo, Minggu (19/7/2026) malam.
Mengusung tema “Mengabdi Tiada Henti untuk Negeri”, peringatan Harlah PKB tahun ini tidak hanya diisi kegiatan seremonial, tetapi juga berbagai aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat.
Ketua DPC PKB Kabupaten Purworejo, Muhaimin, mengatakan rangkaian kegiatan telah dimulai sejak siang hari dengan aksi donor darah di Kantor DPC PKB. Setelah itu, jajaran pengurus menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim piatu di dua panti asuhan sebagai bentuk kepedulian sosial.
“Peringatan Harlah PKB kami isi dengan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami ingin keberadaan PKB benar-benar dirasakan melalui aksi nyata, bukan sekadar seremoni,” ujar Muhaimin.
Puncak acara berlangsung pada malam hari diawali dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada jajaran Dewan Syuro sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan PKB yang telah memasuki usia ke-28 tahun.
Dalam kesempatan tersebut, DPC PKB Purworejo memberikan penghargaan kepada 10 sosok yang disebut sebagai “Pahlawan Jalan Sunyi”, yakni mereka yang selama ini bekerja melayani masyarakat secara tulus tanpa mengharapkan popularitas maupun penghargaan.
“Kami ingin memberikan apresiasi kepada mereka yang selama ini mengabdi di tengah masyarakat. Profesi-profesi ini mungkin jarang mendapat sorotan, tetapi kontribusinya sangat besar bagi kehidupan sosial,” kata Muhaimin.
Penerima penghargaan berasal dari berbagai latar belakang profesi, di antaranya penggali kubur, pegiat literasi masyarakat, bidan desa, yayasan pendamping masyarakat, relawan ambulans, marbot masjid, guru honorer, serta sejumlah pengabdi masyarakat lainnya. Mereka menerima piagam penghargaan dan uang pembinaan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi yang telah diberikan.
Selain memberikan penghargaan, PKB Purworejo juga menggelar Pesta Kuliner Gratis yang menyediakan berbagai makanan dan minuman khas seperti angkringan, bakso, ronde, hingga kopi bagi masyarakat yang hadir.
Memasuki tengah malam, kegiatan dilanjutkan dengan nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 yang dimeriahkan hiburan musik langsung.
Acara ini menjadi ajang kebersamaan antara kader PKB dan masyarakat Kabupaten Purworejo.
Di bidang organisasi, Muhaimin menyampaikan bahwa struktur kepengurusan DPC PKB Purworejo periode baru telah terbentuk dan kini menunggu Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pengurus Pusat (DPP). Pengurus inti, meliputi Ketua, Sekretaris, Bendahara Dewan Tanfidz, serta Ketua dan Sekretaris Dewan Syuro, dijadwalkan mengikuti pelantikan di Jakarta pada 23 Juli 2026.
Peringatan Harlah di tingkat cabang juga diikuti secara daring melalui Zoom Meeting untuk mendengarkan arahan Ketua DPW PKB Jawa Tengah, H. Sarif Abdillah, S.Pd.I..
Dalam arahannya, ia mengajak seluruh kader PKB untuk terus mengamalkan semangat politik kehadiran, yakni selalu hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang konkret dan bermanfaat.
Menutup keterangannya, Muhaimin menegaskan bahwa tujuan utama PKB bukan semata-mata mengejar kemenangan politik pada pemilu, melainkan membangun kepercayaan dan kecintaan masyarakat melalui pengabdian yang berkelanjutan.
“Bagi kami, kemenangan PKB yang sejati adalah ketika partai ini berhasil dicintai oleh seluruh lapisan masyarakat. Jika sudah dicintai, maka dukungan dan pilihan masyarakat akan datang dengan sendirinya,” pungkasnya. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









