PURWOREJO, purworejo24.com – Sejumlah siswa TK BAPI (Bimbingan Anak Prestasi Indonesia) atau Kelas Prestasi Indonesia di Desa Kemiri Lor, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, berhasil menorehkan berbagai prestasi dalam ajang perlombaan di tingkat lokal maupun regional.
Capaian tersebut menjadi salah satu bukti bahwa pembinaan dan stimulasi yang tepat sejak usia dini mampu mengembangkan potensi anak secara optimal.
Prestasi tersebut menjadi sorotan dalam acara Perpisahan dan Pelepasan siswa yang digelar pada Senin (15/6/2026).
Selain menjadi momen kelulusan angkatan perdana, kegiatan itu juga menjadi ajang apresiasi atas berbagai keberhasilan yang telah diraih para siswa selama mengikuti pembelajaran di Kelas Prestasi Indonesia.
Pimpinan Kelas Prestasi Indonesia, Liliksufitriani, CT., CM., mengatakan bahwa lembaga yang dipimpinnya tidak hanya berfokus pada pembelajaran membaca, menulis, dan berhitung (calistung), tetapi juga mendorong anak-anak untuk berani tampil, percaya diri, dan mengembangkan bakat sesuai potensinya.
“Anak-anak kami banyak mengikuti perlombaan di Kemiri, Purworejo, Kutoarjo hingga Yogyakarta. Alhamdulillah banyak yang berhasil meraih juara. Padahal usia mereka rata-rata masih 3 sampai 6 tahun, tetapi sudah mampu menunjukkan prestasi yang membanggakan,” ujarnya.
Menurut Liliksufitriani, pencapaian tersebut tidak lepas dari metode pembelajaran yang dirancang sesuai tahapan perkembangan anak.
Materi calistung, pendidikan agama, pengembangan karakter, hingga pelatihan keberanian tampil diberikan melalui pendekatan yang menyenangkan sehingga anak-anak merasa nyaman dalam belajar.
Ia menjelaskan bahwa usia dini merupakan masa emas (golden age) yang sangat menentukan perkembangan anak di masa depan. Karena itu, stimulasi yang tepat sangat diperlukan untuk membangun fondasi kemampuan akademik maupun karakter.
“Tujuan kami bukan hanya agar anak bisa membaca, menulis, dan berhitung lebih awal, tetapi juga membentuk anak yang percaya diri, mandiri, kreatif, dan siap menghadapi jenjang pendidikan berikutnya,” katanya.
Saat ini Kelas Prestasi Indonesia memiliki 18 siswa. Pada tahun ajaran 2025/2026, lembaga tersebut meluluskan tiga siswa sebagai lulusan perdana yang siap melanjutkan pendidikan ke sekolah dasar.
Selain prosesi pelepasan, acara juga diisi berbagai penampilan siswa, mulai dari pembacaan puisi, menyanyi, pembacaan hadis, hingga pertunjukan seni yang menunjukkan hasil pembelajaran selama satu tahun terakhir.
Suasana haru terlihat ketika anak-anak berpelukan dengan orang tua sebagai bentuk ungkapan terima kasih atas dukungan dan pendampingan selama proses belajar.

Salah satu wali siswa, Canti Sri Wahyuni Lestari dari Kutoarjo, mengaku merasakan langsung perkembangan positif anaknya setelah belajar di Kelas Prestasi Indonesia selama hampir satu tahun.
“Awalnya anak saya masih malu dan kurang percaya diri. Setelah mendapatkan bimbingan dari para guru, perkembangannya sangat pesat. Sekarang lebih mandiri, berani tampil, serta mampu membaca, menulis, dan berhitung dengan baik,” tuturnya.
Menurutnya, prestasi yang diraih anak-anak di berbagai perlombaan menunjukkan bahwa pembelajaran yang diberikan tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga membangun mental dan kepercayaan diri sejak usia dini.
Keberhasilan para siswa Kelas Prestasi Indonesia tersebut menjadi gambaran bahwa pendidikan anak usia dini yang terarah dapat menjadi investasi penting dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berprestasi.
Dengan dukungan keluarga, lingkungan belajar yang positif, serta metode pembelajaran yang sesuai perkembangan anak, potensi anak dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal sejak usia dini. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









