Info Jalan

DPUPR Purworejo Siapkan 18 Paket Peningkatan Jalan pada 2026, Anggaran Capai Rp63 Miliar

102
×

DPUPR Purworejo Siapkan 18 Paket Peningkatan Jalan pada 2026, Anggaran Capai Rp63 Miliar

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Purworejo, Muhammad Ngadnan
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Purworejo, Muhammad Ngadnan

PURWOREJO, purworejo24.com – Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menyiapkan berbagai program peningkatan infrastruktur jalan pada tahun 2026.

Total terdapat sekitar 18 paket pekerjaan peningkatan jalan yang akan dilaksanakan di sejumlah kecamatan dengan dukungan anggaran sekitar Rp63 miliar.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Purworejo, Muhammad Ngadnan, menjelaskan bahwa program tersebut didanai dari dua sumber anggaran, yakni APBD Kabupaten Purworejo dan APBD Provinsi Jawa Tengah.

Untuk tahun 2026 kami akan melaksanakan sekitar 18 paket peningkatan jalan. Empat paket di antaranya didanai dari APBD Provinsi Jawa Tengah, sedangkan sisanya berasal dari APBD Kabupaten Purworejo,” jelas Ngadnan, saat ditemui dikantornya, pada Selasa (10/3/2026.

Selain peningkatan jalan, DPUPR juga merencanakan tiga paket pekerjaan di bidang jembatan, yang terdiri dari dua paket pemeliharaan dan satu paket penggantian jembatan.

Pemeliharaan jembatan akan dilakukan di ruas Tumbakanyar–Banyuasin, sedangkan penggantian jembatan direncanakan berada di Jembatan Lapen, Kecamatan Ngombol.

Sejumlah Ruas Jalan Jadi Prioritas

Beberapa ruas jalan yang menjadi prioritas peningkatan pada tahun 2026 antara lain:
Kenteng – Bencorejo, dengan penanganan difokuskan pada titik kerusakan berat di sekitar Pasar Tegalmiring menuju Bencorejo karena kondisi tanah yang labil.
Guyangan – Ngombol, dimulai dari wilayah selatan SMP Ngombol menuju arah Guyangan.
Cepedak – Karanggedang – Kemranggen, yang terbagi menjadi dua paket pekerjaan di wilayah Desa Kemranggen dan Karanggedang.
Guntur – Ngasinan, melanjutkan program peningkatan jalan yang telah dimulai pada tahun 2023 di wilayah Desa Nglaris.
Ketawang – Dungus.
Kalirejo – Hargorojo, sebagai kelanjutan pekerjaan tahun 2025.
Tumbakanyar – Banyuasin, yang kemungkinan dikerjakan dalam dua paket.
Butuh – Kedungsri.
Kalimeneng – Purbayan, melanjutkan program peningkatan tahun sebelumnya.
Rehabilitasi jalan Sibolong – Sigupit di Desa Tlogoguwo, Kecamatan Kaligesing.
Pelebaran jalan Klepu – Pituruh, melanjutkan pekerjaan tahun lalu.
Peningkatan Jalan Dr. Wilopo di Kelurahan Doplang.

Pembangunan Jalan Baru Trirejo–Karangrejo

Salah satu proyek strategis yang direncanakan pada tahun 2026 adalah pembangunan jalan baru Trirejo – Karangrejo.

Proyek ini akan membentuk trase jalan baru sepanjang sekitar 1,1 kilometer.

Ngadnan menjelaskan bahwa pembebasan lahan untuk proyek tersebut telah dilakukan pada periode 2019–2022, sehingga pada tahun 2026 pembangunan fisik dapat segera dimulai.

Pembangunan ini membentuk trase baru karena jalur lama merupakan jalan poros desa yang secara trase kabupaten kurang ideal. Nantinya akan ada dua titik perubahan trase dari jalur yang ada saat ini,” ungkapnya.

Pembangunan jalan tersebut direncanakan menghubungkan Jembatan Sejiwan hingga Desa Karangrejo dan didanai dari APBD Kabupaten Purworejo serta APBD Provinsi Jawa Tengah.

Target Selesai Akhir 2026

Saat ini DPUPR tengah melakukan proses penunjukan konsultan perencana untuk menyusun perencanaan teknis proyek.

Ditargetkan, perencanaan selesai pada Mei 2026, sehingga pekerjaan konstruksi dapat segera dimulai.

Beberapa ruas bahkan telah memiliki dokumen perencanaan sejak perubahan anggaran tahun 2025, sehingga proses konstruksi bisa dimulai lebih awal pada tahun 2026.

Rata-rata masa pekerjaan diperkirakan sekitar 4 hingga 5 bulan. Kami berharap seluruh kegiatan dapat diselesaikan hingga akhir tahun 2026, sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya,” kata Ngadnan.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur jalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di wilayah pedesaan.

Harapannya masyarakat, terutama di Desa Karangrejo yang sudah lama menantikan pembangunan jalan, bisa segera menikmati infrastruktur yang lebih baik pada akhir tahun 2026,” pungkasnya. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.