PURWOREJO, purworejo24.com – Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) memberikan penghargaan tingkat nasional kepada tokoh, akademisi, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, serta pengabdian kepada masyarakat.
Penganugerahan tersebut digelar pada Selasa (10/3/2026) di Auditorium Unusa Tower, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA).
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh perwakilan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama dari berbagai daerah di Indonesia. Turut hadir Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, bersama para guru besar, akademisi, serta tokoh pendidikan nasional.
Dalam ajang bergengsi ini, LPTNU memberikan penghargaan dalam sembilan kategori, antara lain ilmuwan muslim berpengaruh, dosen penggerak, mahasiswa berprestasi, tenaga kependidikan terbaik, hingga tokoh pengabdian sepanjang hayat. Seluruh penerima penghargaan dipilih melalui proses seleksi dan penilaian ketat oleh dewan juri yang terdiri dari para pakar dan akademisi lintas disiplin ilmu.
Pada kesempatan tersebut, Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Purworejo turut menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Penghargaan kategori Tenaga Kependidikan Terbaik berhasil diraih oleh Rindho Ngatoillah, A.Md., yang dinilai memiliki dedikasi tinggi serta kinerja unggul dalam mendukung pelayanan pendidikan di lingkungan perguruan tinggi.
Rektor STAINU Purworejo, Dr. H. Mustadin Tanggala, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas dedikasi serta kontribusi nyata tenaga kependidikan kami dalam memberikan pelayanan pendidikan yang profesional, berdedikasi, dan berorientasi pada peningkatan mutu perguruan tinggi,” ujarnya.
Melalui penyelenggaraan Anugerah LPTNU 2026, diharapkan semakin banyak lahir inovasi, karya ilmiah, serta kegiatan pengabdian yang memberikan dampak luas bagi masyarakat.
Selain itu, momentum ini juga memperkuat sinergi antar perguruan tinggi Nahdlatul Ulama dalam mencetak generasi intelektual yang berintegritas, berilmu, dan berkhidmat bagi umat serta bangsa. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








