KALIGESING, purworejo24.com – Momen pelepasan siswa kelas VI SD Negeri Kaligesing Tahun Ajaran 2025/2026 berlangsung berbeda dan sarat makna.
Tidak hanya diwarnai suasana haru dan kebanggaan atas kelulusan para siswa, sekolah juga menggelar aksi pelestarian lingkungan dengan menebar ribuan bibit ikan di sungai sebagai wujud rasa syukur.
Kegiatan pelepasan yang mengusung tema “Lulus Hari Ini, Siap Melangkah, Siap Berkarya, Siap Menghadapi Masa Depan” tersebut digelar di Gedung KPRI Pangudi Rahayu Kaligesing, Kabupaten Purworejo, pada Kamis (4/6/2026).
Sebanyak 22 siswa kelas VI resmi dilepas setelah menyelesaikan pendidikan selama enam tahun di SD Negeri Kaligesing.
Acara berlangsung meriah sekaligus penuh haru ketika para siswa menerima selempang kelulusan dan rapor hasil belajar mereka.
Kebanggaan semakin lengkap karena SD Negeri Kaligesing berhasil meraih peringkat pertama nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat Kecamatan Kaligesing, sebuah capaian yang menjadi bukti kualitas pendidikan di sekolah tersebut.
Berbagai penampilan seni turut memeriahkan acara, mulai dari tari tradisional hingga persembahan lagu dari siswa untuk guru dan orang tua.
Suasana semakin emosional saat para siswa melaksanakan sungkem kepada orang tua, sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih atas kasih sayang, doa, serta dukungan selama menempuh pendidikan.
Para siswa juga menyerahkan bunga kepada orang tua, guru, dan tamu undangan yang hadir sebagai simbol penghargaan dan rasa syukur.
Usai prosesi pelepasan, seluruh peserta menuju Bendung Kaliharjo di Desa Kaligono, Kecamatan Kaligesing, untuk mengikuti kegiatan penebaran benih ikan di sungai.
Sebanyak 5.000 bibit ikan air tawar ditebar, terdiri atas sekitar 3.000 bibit lele dan 2.000 bibit nila.
Kepala SD Negeri Kaligesing, Supriyono, S.Pd., M.M.Pd., mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif murni dari paguyuban wali murid, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan.
“Alhamdulillah kegiatan pelepasan siswa tahun ini berjalan meriah dan mendapat dukungan dari berbagai pihak. Hadir pula unsur Forkopimcam, Korwilcambidik, serta tokoh masyarakat yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini,” ujarnya.
Menurut Supriyono, penebaran benih ikan merupakan bentuk rasa syukur atas keberhasilan sekolah dalam mendidik siswa hingga lulus sekaligus upaya menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami ingin mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan cara yang bermanfaat bagi masyarakat. Benih ikan yang ditebar di sungai nantinya dapat berkembang dan dimanfaatkan bersama. Ini juga menjadi edukasi bagi anak-anak tentang pentingnya menjaga sumber daya alam,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut memiliki filosofi yang mendalam bagi para lulusan.
“Anak-anak yang lulus dari SD Negeri Kaligesing ibarat benih ikan yang dilepas ke sungai. Mereka akan menghadapi berbagai tantangan kehidupan, seperti ikan yang harus bertahan menghadapi arus. Kami berharap mereka siap menghadapi masa depan dengan bekal ilmu, karakter, dan akhlak yang baik,” katanya.
Selain prestasi akademik, SD Negeri Kaligesing juga terus menunjukkan capaian di bidang nonakademik, seperti olahraga, seni, dan keagamaan yang berhasil menembus tingkat kabupaten.
Supriyono berpesan kepada para lulusan agar terus belajar dan mengembangkan potensi diri di jenjang pendidikan berikutnya.
“Kelulusan ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal untuk melangkah ke tahap yang lebih tinggi. Teruslah belajar, tingkatkan prestasi, dan jagalah nama baik almamater dengan perilaku yang baik serta akhlak yang mulia,” pesannya.
Sementara itu, Camat Kaligesing, Agung Supriyanto, S.IP., menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dasar mereka.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi penggunaan teknologi di era digital saat ini.
“Selamat kepada seluruh siswa yang telah lulus. Perjalanan pendidikan masih panjang. Di era digital dan perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat, orang tua perlu terus memantau penggunaan telepon genggam agar anak-anak tetap fokus belajar dan terhindar dari dampak negatif teknologi,” tuturnya.

Salah satu lulusan, Aisyah Zahwa Humaira, mengaku bahagia dan bangga telah menyelesaikan pendidikan di SD Negeri Kaligesing.
“Rasanya senang sekali, setelah enam tahun belajar sekarang sudah lulus. Nilainya juga alhamdulillah memuaskan. Selama sekolah di sini seru, guru-gurunya baik, lingkungannya nyaman, dan suasananya seperti keluarga,” ungkap Aisyah.
Ia berencana melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri 1 Purworejo dan bercita-cita menjadi seorang Polwan.
Kepada adik-adik kelasnya, Aisyah berpesan agar lebih giat belajar demi meraih prestasi yang lebih baik.
“Semoga adik-adik semakin rajin belajar, bisa lulus dengan hasil terbaik, dan SD Negeri Kaligesing semakin maju serta semakin banyak prestasinya,” katanya.
Melalui perpaduan antara perayaan kelulusan, penghormatan kepada orang tua, serta aksi pelestarian lingkungan, pelepasan siswa SD Negeri Kaligesing tahun ini tidak hanya menjadi momen perpisahan, tetapi juga menjadi pembelajaran berharga tentang rasa syukur, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap alam bagi generasi penerus bangsa. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







