LiterasiPendidikan

MTs Negeri 1 Purworejo Gandeng CV Nuhantara Production, Perkuat Budaya Literasi dan Kompetensi Guru di Bidang Penulisan

7
×

MTs Negeri 1 Purworejo Gandeng CV Nuhantara Production, Perkuat Budaya Literasi dan Kompetensi Guru di Bidang Penulisan

Sebarkan artikel ini
Foto bersama usai penandatangan MoU
Foto bersama usai penandatangan MoU

PURWOREJO, purworejo24.com – MTs Negeri 1 Purworejo resmi menjalin kerja sama dengan CV Nuhantara Production melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang digelar di aula MTs Negeri 1 Purworejo, Selasa (28/7/2026).

Penandatangan dilaksanakan langsung oleh Kepala MTs Negeri 1 Purworejo, H. Wahyu Tri Wijayanto, S.Pd., M.Pd dengan pihak CV Nuhantra Production, Hantoro Wibowo.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat budaya literasi di lingkungan madrasah sekaligus meningkatkan kompetensi guru di bidang penulisan dan jurnalistik.

Kepala MTs Negeri 1 Purworejo, H. Wahyu Tri Wijayanto, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa kerja sama tersebut berangkat dari komitmen madrasah dalam mengimplementasikan Kurikulum Panca Cinta, sebuah kebijakan dari Kementerian Agama yang menekankan penerapan nilai-nilai kasih sayang dalam proses pembelajaran.

Menurutnya, masih terdapat tantangan dalam penerapan kurikulum tersebut, terutama dalam membangun budaya mengajar yang berlandaskan cinta dan penghargaan kepada peserta didik.

Melalui Kurikulum Panca Cinta, guru diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang penuh kasih sayang. Namun kami menyadari masih ada guru yang mudah marah atau memberi stigma negatif kepada murid. Kondisi ini menjadi evaluasi bagi kami agar nilai-nilai Panca Cinta benar-benar terinternalisasi,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei lalu, MTs Negeri 1 Purworejo menggelar lomba menulis cerita pendek bertema kasih sayang dan kepedulian terhadap murid. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi Gerakan Literasi Madrasah (GLM) yang dikembangkan sekolah.

Program literasi di MTs Negeri 1 Purworejo sendiri telah berjalan sekitar satu tahun bagi peserta didik. Setiap hari Sabtu, siswa dibiasakan membaca buku selama 10 menit, kemudian menuliskan sinopsis atau ringkasan bacaan selama lima menit. Hasil tulisan tersebut diperiksa langsung oleh wali kelas sebagai bentuk evaluasi sekaligus pembiasaan menulis.

Selain itu, madrasah juga memanfaatkan majalah dinding (mading) sebagai media bagi siswa untuk menampilkan hasil karya tulis dan kreativitas mereka.

Sementara itu, penguatan budaya literasi bagi guru dan tenaga kependidikan mulai digencarkan dalam enam bulan terakhir. Melalui berbagai kegiatan literasi, para pendidik didorong untuk terus meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan menghasilkan karya.

H. Wahyu mengatakan, kerja sama dengan CV Nuhantara Production diharapkan mampu memberikan pendampingan secara profesional sehingga guru tidak hanya menjadi pembaca yang baik, tetapi juga mampu menghasilkan karya tulis dan memahami dunia jurnalistik.

Kami merasa masih sangat awam dalam bidang penulisan dan jurnalistik. Karena itu kami membutuhkan pendampingan dari pihak yang memiliki kompetensi. Harapan kami, kerja sama ini dapat berlangsung secara berkelanjutan sehingga kompetensi guru semakin meningkat,” katanya.

Ia menilai peningkatan literasi merupakan kebutuhan mendesak di tengah perkembangan ilmu pengetahuan yang sangat cepat. Menurutnya, guru harus menjadi pembelajar sepanjang hayat agar mampu mengikuti perkembangan zaman dan memberikan pembelajaran yang relevan kepada peserta didik.

Tingkat literasi Indonesia masih menjadi tantangan. Guru harus menjadi teladan dalam membaca dan menulis. Akan sangat disayangkan jika guru tertinggal informasi dibandingkan muridnya. Karena itu, Gerakan Literasi Madrasah kami dorong secara serius sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan,” tegasnya.

Melalui kolaborasi dengan CV Nuhantara Production, MTs Negeri 1 Purworejo berharap budaya literasi tidak hanya tumbuh sebagai kebiasaan membaca, tetapi juga berkembang menjadi kemampuan berpikir kritis, menulis, dan menghasilkan karya yang bermanfaat.

Langkah ini diharapkan dapat melahirkan pendidik yang adaptif sekaligus mencetak generasi muda yang literat, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Menanggapi kerja sama tersebut, Direktur CV Nuhantara Production, Hantoro Wibowo, menyampaikan apresiasinya atas komitmen MTs Negeri 1 Purworejo dalam memperkuat budaya literasi di lingkungan madrasah.

Menurut Hantoro, literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter, kemampuan berpikir kritis, serta kreativitas peserta didik maupun tenaga pendidik.

Kami menyambut baik keinginan Kepala MTs Negeri 1 Purworejo yang ingin memperkuat literasi di lingkungan madrasah. Ini merupakan langkah yang sangat positif untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membangun budaya belajar yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama ini CV Nuhantara Production telah menjalin sinergi dengan berbagai lembaga pendidikan dan instansi, mulai dari sekolah jenjang SLTP, SLTA, perguruan tinggi, hingga organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mengembangkan berbagai program literasi.

Program-program tersebut meliputi pendampingan penerbitan buku, penyusunan media pembelajaran, pelatihan menulis, pelatihan jurnalistik, pengelolaan dan pembuatan konten media sosial, hingga penyelenggaraan workshop yang bertujuan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang literasi dan komunikasi.

Hantoro berharap kolaborasi bersama MTs Negeri 1 Purworejo tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman semata, melainkan diwujudkan melalui berbagai program pendampingan yang berkesinambungan.

Dengan sinergi ini, kami berharap guru memiliki kemampuan menulis yang semakin baik, mampu menghasilkan karya yang bermanfaat, serta dapat menginspirasi peserta didik untuk mencintai budaya literasi. Pada akhirnya, budaya literasi yang kuat akan melahirkan generasi yang kreatif, kritis, dan siap menghadapi tantangan zaman,” harapnya.

Hantoro menambahkan, dalam setiap program yang dijalankan, CV Nuhantara Production selalu menggandeng praktisi maupun akademisi yang memiliki kompetensi dan pengalaman sesuai bidangnya.

Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan materi pelatihan, pendampingan, maupun workshop yang diberikan memiliki kualitas, relevansi, dan manfaat nyata bagi peserta. Dengan demikian, setiap kegiatan literasi tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga memberikan wawasan praktis yang dapat langsung diterapkan di lingkungan pendidikan maupun dunia kerja. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.