PendidikanPolitik

Wabup Purworejo Pilih SMA N 3 Jadi Lokasi Dikpol, Ini Pesan Dion Agasi Setiabudi

4
×

Wabup Purworejo Pilih SMA N 3 Jadi Lokasi Dikpol, Ini Pesan Dion Agasi Setiabudi

Sebarkan artikel ini
Saat kegiatan
Saat kegiatan

PURWOREJO, purworejo24.com – Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setia Budi mengungkapkan alasan khusus di balik pelaksanaan Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Generasi Muda yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Purworejo di SMK Negeri 3 Purworejo, Kecamatan Purwodadi, Kamis (11/6/2026).

Di hadapan sekitar 100 siswa peserta kegiatan, Dion mengaku secara pribadi meminta agar program pendidikan politik tersebut dilaksanakan di sekolah tersebut agar para pelajar bisa mendapatkan manfaat langsung dari para narasumber yang hadir.

Terus terang, saya secara pribadi yang meminta agar kegiatan ini dilaksanakan di SMK N 3 karena saya ingin adik-adik di sini mendapat manfaat langsung dari kegiatan ini,” kata Dion dalam sambutannya.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Indoor SMA Negeri 3 Purworejo itu dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Purworejo Puguh Trihaymoko, anggota DPRD Purworejo, Komisioner KPU Purworejo, Forkopimcam Purwodadi, serta jajaran guru dan siswa.

Sebelum acara dimulai, Wakil Bupati juga menyempatkan diri mengunjungi bazar produk kewirausahaan kokurikuler yang menampilkan berbagai hasil karya siswa.

Dalam kesempatan tersebut, Dion tidak hanya berbicara tentang politik, tetapi juga memberikan motivasi kepada para pelajar agar mempersiapkan diri menjadi generasi sukses sejak dini.

Menurutnya, kesuksesan tidak datang secara instan, melainkan harus diawali dengan perubahan pola pikir, cara berbicara, dan perilaku sehari-hari.

Saya berharap adik-adik SMA N 3 menjadi generasi yang sukses semua. Jangan pacaran dulu, pacaran nanti kalau sudah sukses,” ujarnya.

Dion juga menekankan pentingnya membangun lingkungan yang positif dan belajar dari orang-orang yang telah berhasil.

Ia menyebut bahwa pintu kesuksesan sering kali terbuka melalui interaksi dengan orang-orang yang memiliki pengalaman dan pencapaian lebih baik.

Pintu sukses bisa terbuka dari orang-orang sukses di sekitar kita. Belajarlah dari mereka dan jadikan motivasi untuk terus maju,” katanya.

Selain itu, Wakil Bupati mengingatkan para siswa agar berhati-hati dalam bertutur kata, baik di dunia nyata maupun di media sosial. Menurutnya, ucapan seseorang merupakan cerminan karakter dan kepribadian.

Kepada adik-adik, berbicaralah dengan hati-hati karena ucapan mencerminkan kepribadian kita sendiri. Mari kita bentuk disiplin dan karakter yang kuat, khususnya di lingkungan sekolah ini,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Purworejo Puguh, berharap para siswa dapat mengikuti kegiatan hingga selesai dan memanfaatkan sesi diskusi untuk memperdalam pemahaman mengenai politik dan demokrasi.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan materi pendidikan politik dari anggota DPRD Purworejo dan Komisioner KPU Purworejo.

Materi yang disampaikan mencakup pentingnya partisipasi politik generasi muda, penggunaan media sosial secara bijak, bahaya hoaks dan ujaran kebencian, hingga tantangan penyelenggaraan pemilu serentak di Indonesia.

Komisioner KPU Purworejo menegaskan bahwa generasi muda merupakan penentu masa depan demokrasi. Karena itu, pendidikan politik harus terus diperkuat agar partisipasi politik tidak hanya tinggi secara angka, tetapi juga berkualitas.

Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respons antusias dari para siswa. Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan lahir generasi muda Purworejo yang cerdas, kritis, berintegritas, serta mampu menjadi pemilih yang bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi. (P24/bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.