Pendidikan

Seminar Nasional PGSD UMPwr 2026 Dorong Penguatan Keterampilan Abad 21 bagi Calon Guru Sekolah Dasar

1
×

Seminar Nasional PGSD UMPwr 2026 Dorong Penguatan Keterampilan Abad 21 bagi Calon Guru Sekolah Dasar

Sebarkan artikel ini
Foto bersama disela seminar
Foto bersama disela seminar

PURWOREJO, purworejo24.com – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPwr) kembali menggelar Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2026 dengan tema “Pembelajaran Abad 21: Membangun Generasi yang Adaptif dan Berdaya Saing” di Auditorium Kasman Singodimedjo UMPwr, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan yang menjadi agenda tahunan PGSD tersebut menghadirkan dua narasumber berkompeten, yakni Prof. Herman Dwi Surjono, M.Sc., M.T., Ph.D., Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang dikenal sebagai pakar teknologi pendidikan dan pembelajaran digital, serta Dr. Ari Wijayanti, praktisi pendidikan dasar yang juga merupakan guru di SD Negeri Pengalasan.

Seminar dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Purworejo, Assoc. Prof. Dr. Teguh Wibowo, M.Pd., yang ditandai dengan pemukulan gong. Suasana seminar semakin semarak dengan penampilan seni tari dari mahasiswa UMPwr.

Ketua Panitia Seminar Nasional, Muhammad Ferdian Syaifullah, M.Pd., menjelaskan bahwa seminar ini dirancang untuk menjawab tantangan pendidikan dasar di era transformasi digital yang berkembang sangat cepat.

Menurutnya, tema yang diangkat tahun ini berfokus pada penguatan keterampilan abad ke-21 atau 4C (Critical Thinking, Communication, Collaboration, dan Creativity) yang kini menjadi kebutuhan utama dalam dunia pendidikan.

Di pendidikan dasar, peserta didik perlu dibekali keterampilan abad 21. Saat ini juga ada berbagai kebijakan pemerintah terkait pembelajaran coding dan kecerdasan buatan (AI). Selain itu, banyak sekolah sudah memiliki fasilitas teknologi seperti Interactive Flat Panel (IFP) yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujarnya.

Ferdian menjelaskan bahwa materi seminar sengaja dirancang agar peserta memperoleh pemahaman yang utuh, mulai dari aspek teoritis hingga praktik penerapannya di sekolah.

Prof. Herman menyampaikan konsep dan teori pembelajaran digital serta perkembangan teknologi pendidikan, sedangkan Dr. Ari Wijayanti memberikan contoh penerapan nyata di sekolah dasar sehingga peserta bisa melihat bagaimana teori tersebut diimplementasikan dalam pembelajaran,” katanya.

Seminar nasional tahun ini diikuti oleh 233 peserta dan 110 pemakalah yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, termasuk dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat.

Selain mengikuti sesi seminar utama, para pemakalah juga mempresentasikan hasil penelitian mereka dalam forum paralel yang dibagi ke sejumlah ruang kelas sesuai bidang kajian.

Setelah seminar utama, para pemakalah mempresentasikan hasil penelitiannya. Di sana terjadi diskusi dan tukar pengalaman akademik antar peserta. Ini menjadi ruang berbagi ilmu sekaligus memperluas jejaring akademik,” jelas Ferdian.

Ia menambahkan, seminar tahun ini dilaksanakan secara luring untuk memberikan pengalaman interaksi akademik yang lebih intensif. Namun ke depan panitia berharap kegiatan dapat dikembangkan menjadi format hybrid, sehingga dapat menjangkau peserta yang lebih luas.

Rektor UMPwr, Assoc. Prof. Dr. Teguh Wibowo, M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi PGSD dalam menyelenggarakan seminar nasional sebagai wadah penyebarluasan inovasi dan perkembangan terbaru di bidang pendidikan dasar.

Menurutnya, pendidikan dasar memiliki peran strategis karena menjadi fondasi bagi anak-anak dalam menguasai ilmu pengetahuan dan membentuk karakter sejak dini.

Guru sekolah dasar memiliki tanggung jawab yang besar karena mereka menjadi guru kelas yang harus menguasai berbagai bidang ilmu, mulai dari matematika, IPA, hingga mata pelajaran lainnya. Oleh karena itu, calon guru harus terus meningkatkan kompetensinya agar mampu mentransfer pengetahuan secara efektif kepada peserta didik,” ungkapnya.

Teguh menilai kehadiran narasumber yang memiliki keahlian di bidang teknologi pendidikan dan praktik pembelajaran menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa maupun guru untuk memperkaya wawasan dan meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.

Ia berharap seminar seperti ini dapat mendukung penguatan budaya akademik di lingkungan kampus sekaligus menjadi salah satu upaya mendukung pencapaian akreditasi unggul bagi Program Studi PGSD UMPwr.

Salah satu peserta, Aisyah Purwandari, mahasiswa Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) PGSD UMPwr asal Wonosobo yang juga mengajar di SD Negeri 2 Kalibawang, mengaku memperoleh banyak wawasan baru dari seminar tersebut.

Menurutnya, sebagai guru yang telah mengajar di sekolah dasar, perkembangan teknologi dan pembelajaran digital menjadi hal yang sangat penting untuk dipahami agar proses pembelajaran lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik saat ini.

Materi yang disampaikan sangat runtut, detail, dan mudah dipahami. Ada beberapa hal yang sebelumnya belum saya ketahui dan belum saya terapkan di sekolah. Setelah mengikuti seminar ini saya mendapatkan banyak ide baru yang bisa diimplementasikan dalam proses pembelajaran,” tuturnya.

Aisyah menilai kegiatan seperti ini penting karena membantu guru terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, terutama dalam menciptakan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan bagi siswa.

Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2026 menunjukkan bahwa transformasi pendidikan tidak hanya bergantung pada perkembangan teknologi, tetapi juga pada kesiapan guru dalam memanfaatkannya secara tepat.

Melalui penguatan kompetensi digital, kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas, calon guru maupun guru aktif diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21.

Dengan menghadirkan perpaduan antara perspektif akademik dan pengalaman praktis di lapangan, seminar ini menjadi langkah konkret UMPwr dalam menyiapkan tenaga pendidik yang adaptif, inovatif, serta mampu mencetak generasi yang siap bersaing di tengah perubahan dunia yang semakin dinamis. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.