Ekonomi

Pasar Takjil Perdana Pemuda Kalipancer, Gebrakan Ramadhan Sebagai Ajang Dongkrak UMKM Desa

190
×

Pasar Takjil Perdana Pemuda Kalipancer, Gebrakan Ramadhan Sebagai Ajang Dongkrak UMKM Desa

Sebarkan artikel ini
Pasar takjil di Dusun Kalipancer
Pasar takjil di Dusun Kalipancer

PURWOREJO, purworejo24.com- Pemuda Karang Taruna Dusun Kalipancer, Desa Guntur, menggelar pasar takjil perdana pada Ramadan 2025.

Acara yang digagas untuk memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal ini berlangsung meriah dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.

Sebanyak 15 pelaku UMKM turut ambil bagian, menawarkan beragam hidangan takjil mulai dari aneka minuman segar hingga makanan khas berbuka puasa.

Kepala Dusun Kalipancer, Miftahu Khafid, mengungkapkan bahwa pasar takjil ini diinisiasi sebagai upaya mendukung UMKM setempat sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat akan hidangan berbuka. Antusiasme masyarakat ternyata di luar dugaan, hingga stok takjil di hari pertama tidak mencukupi.

Kami tidak menyangka respons masyarakat akan sebesar ini. Banyak pedagang yang kehabisan stok sebelum waktu berbuka. Ini akan menjadi evaluasi kami agar ke depan pasokan lebih mencukupi,” ujar Miftahu Khafid, Senin (10/3/2025).

Siti Nurohmah, salah satu pelaku usaha yang turut berpartisipasi, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar takjil ini. Menurutnya, kegiatan ini menjadi peluang besar bagi UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat yang lebih luas.

Biasanya saya hanya berjualan dari rumah, tapi dengan adanya pasar takjil, dagangan saya lebih cepat laku. Saya berharap acara ini bisa terus diadakan setiap tahun,” ujar Siti.

Tak hanya para pedagang, pembeli pun merasakan manfaat dari keberadaan pasar takjil tersebut. Salah seorang warga mengaku tidak perlu lagi pergi jauh ke kota untuk mencari hidangan berbuka puasa.

Selain menjadi pusat berbelanja makanan berbuka, pasar takjil ini diharapkan dapat mempererat kebersamaan antarwarga.

Ketua Panitia, Andri Afianto, menyatakan pihaknya akan terus melakukan evaluasi agar acara ini semakin baik dan bermanfaat di masa mendatang.

Kami ingin menjadikan pasar takjil ini sebagai tradisi tahunan. Harapannya, jumlah pedagang bertambah, kualitas pelayanan meningkat, dan manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat,” pungkas Andri. (P24-bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.