Hukum

Terlibat Tawuran Antar SMK Swasta di Purworejo, 5 Pelajar Dipidana, 7 Pelajar Diberi Pembinaan

326
×

Terlibat Tawuran Antar SMK Swasta di Purworejo, 5 Pelajar Dipidana, 7 Pelajar Diberi Pembinaan

Sebarkan artikel ini
7 pelajar dilakukan pembinaan akibat terlibat tawuran
7 pelajar dilakukan pembinaan akibat terlibat tawuran

PURWOREJO, purworejo24.com – Satreskrim Polres Purworejo, Jawa Tengah, telah mengamankan 12 pelajar yang terlibat dalam tawuran antar pelajar dari dua SMK swasta di Purworejo, yang terjadi di Desa Seren, Kecamatan Gebang, belum lama ini. Dari 12 pelajar yang diamankan, 5 pelajar dinyatakan sebagai tersangka dan dikenai pidana, sementara 7 pelajar lainya dilakukan pembinaan.

Kapolres Purworejo AKBP Eko Sunaryo, menjelaskan dari hasil proses penyidikan, terdapat lima pelajar yang diduga melakukan tindakan pidana karena tanpa hak memiliki, menguasai, membawa atau menggunakan senjata tajam dan dinilai melanggar Pasal 2 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan/atau secara bersama- sama melakukan kekerasan terhadap orang dan/atau benda yang diatur dalam Pasal 170 Ayat 2 ke 1 KUHP.

Kelima pelajar tersebut adalah Anak (pelaku) DAS, FF, RGP, IM dan MFC. Berdasarkan bukti yang cukup mereka ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini masih dilakukan penahanan di Rutan Anak Kabupaten Purworejo.

Dari 12 pelajar yang kami amankan, lima diantaranya sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Sedangkan yang tujuh sebagai saksi dan kami lakukan pembinaan,” jelas Kapolres Purworejo.

Ketujuh pelajar beserta orang tuanya, mendapatkan pembinaan oleh KBO Binmas Polres Purworejo, IPDA Eko Purwanto, pada Jum’at (3/5/2024) pagi.

Pembinaan dilakukan dengan tujuan agar meraka tidak mengulangi tawuran kembali diwaktu mendatang.

Kami harapkan adik- adik lebih bijak lagi dalam bermedia sosial agar tidak terulang lagi kejadian serupa. Kami menyadari bahwa kalian masih jiwa muda, namun perlu mempertimbangkan ketika akan melakukan perbuatan yang kurang baik karena hal tersebut tentunya mempunyai konsekuensi hukum dan tentunya akan mempengaruhi masa depan kalian,” tambah IPDA Eko Purwanto.

Selain itu, KBO juga berpesan terhadap para orang tua pelajar untuk lebih meningkatkan lagi pengawasan terhadapt anak-anaknya jangan sampai salah memilih pergaulan.

Diungkapkan, tawuran yang terjadi beberapa waktu lalu itu, terjadi karena saling ejek saat melakukan live di media sosial Instagram, sehingga memicu terjadinya tawuran yang berimbas pada pengeroyokan pada salah satu pelajar.

Kejadian itu sempat viral di media sosial, dan petugas berhasil mengamankan 12 pelajar yang terlibat. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.