BAGELEN, purworejo24.com – Rumah milik warga Desa Piji, Kecamatan Bagelen, Purworejo, Jawa Tengah, HM Sudarmadi disatroni maling, pada Jumat 10 Februari 2023. Peristiwa itu terjadi saat rumah dalam kondisi kosong ditinggal pergi bekerja. Dalam aksinya, maling itu telah mengobrak-abrik semua kamar dan membawa kabur barang elektronik berupa sebuah laptop.
Aksi pencuri ini menambah daftar panjang kasus pencurian spesialis rumah kosong di wilayah hukum Polres Purworejo. Kapolres Purworejo AKBP Muhammad Purbaja, melalui Kasat Reskrim AKP Khusen Martono, membenarkan kasus pencurian tersebut. Pihaknya telah melakukan respon cepat setelah mendapat laporan, bersama jajaran Polsek Bagelen yang langsung turun ke lapangan guna melakukan penyelidikan.
“Kasus ini sedang kami dalami, saya juga mengimbau kepada masyarakat luas untuk lebih berhati-hati. Pastikan rumah dalam kondisi terkunci dan diperkuat keamanannya, termasuk menyimpan barang-barang berharga,” ucapnya.
Dijelaskan, sebelumnya kepolisian telah berhasil mengungkap kasus pencurian serupa. Dimungkinkan, jika benar masih dalam satu jaringan, modus yang dilakukan pelaku biasanya menyaru datang mengetuk rumah seperti bertamu, ketika tidak ada jawaban dan terindikasi rumah kosong, baru kemudian pelaku melancarkan aksinya.
“Belum lama ini kami juga mengamankan kawanan pencuri spesialis rumah kosong, mereka komplotan dari luar Jawa. Setelah kami lakukan penyelidikan, kami berhasil menangkap mereka di salah satu hotel di bilangan Kutoarjo usai mencuri di salah satu sekolahan di Kabupaten Purworejo,” ungkapnya.
Pemilik rumah HM Sudarmadi mengungkapkan, rumahnya memang kerap kosong ketika ditinggal bekerja, sebetulnya ada keponakan di rumah, namun saat kejadian juga tengah beraktifitas di luar (olahraga,red). Semua pintu sudah terkunci, namun pelaku berhasil masuk dengan cara mencongkel jendela teras sisi timur.
“Pelaku sempat menggeser kursi di balik meja, kemudian mengobrak-abrik semua lemari di ruang tamu dan tiga kamar. Pelaku juga membawa satu unit laptop milik anak saya,” katanya.
Keponakan korban, Hanan Zuaf Zhalifunas Purwanto, menambahkan, kali pertama ia mengetahui ada pencuri masuk ke rumah sang kakek pukul 11.00. Sekitar pukul 08.00 ia memang keluar rumah untuk berolahraga (Joging) di Lapangan Desa Piji.
“Usai jogging saya tidak langsung pulang, melainkan mampir dulu di kios milik om saya, karena hari Jumat dan jarum jam sudah menunjukkan pukul 11.00 saya pulang untuk bersiap Jumatan. Sampai rumah saya kaget, semua barang di ruang tamu dan kamar berantakan,” ucapnya.
Sejauh itu dia masih bingung, sebab semua pintu masih dalam kondisi terkunci ketika ia pulang, setelah dicari ternyata jendela sisi timur alam kondisi menganga, grendel juga sudah jebol dan ada bekas congkelan di grendel jendela baik di samping kanan kiri dan bawah.
“Saya cek kamar kondisinya berantakan, HP masih ada, tapi laptop tidak ada, kemudian saya memberi tahu Om saya dan kemudian lapor ke Polsek Bagelen, tidak lama kemudian polisi datang,” ujarnya.(P24/Wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







