Bencana AlamKecelakaan

Diduga Tak Bisa Berenang, Remaja Kaliurip Tenggelam Saat Mandi di Sungai Kodil

215
×

Diduga Tak Bisa Berenang, Remaja Kaliurip Tenggelam Saat Mandi di Sungai Kodil

Sebarkan artikel ini
Seorang remaja tewas tenggelam saat mandi bersama teman-temannya di Sungai Kodil, Dusun Jlamprang Desa Kaliurip Kecamatan Bener, Senin 5 September 2022
Seorang remaja tewas tenggelam saat mandi bersama teman-temannya di Sungai Kodil, Dusun Jlamprang Desa Kaliurip Kecamatan Bener, Senin 5 September 2022

BENER,purworejo24.com – Akram Fatih Juman, remaja yang tinggal di Dusun Caren Lor RT 1 RW 2 Desa Kaliuurip, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah, dikabarkan tenggelam dan meninggal dunia saat mandi bersama teman- temannya, di Sungai Kodil (Kedungwungu), Dusun Jlamprang RT 03 RE 03 Desa Kaliurip Kecamatan Bener, pada Senin 5 September 2022 siang.

Diduga Akram yang masih duduk dikelas VIII SMP N 2 Purworejo itu tidak bisa berenang, dan tenggelam saat mandi disungai bersama teman- temanya.

Kapolsek Bener, Iptu Suprapto, saat dikonfirmasi, mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Senin siang sekitar pukul 14.30 WIB, dimana ada dua warga (saksi) yaitu Dani Eko dan Adek Mahfud yang akan memancing di sungai Kodil/Kedungwungu. Sampai di sungai melihat, mereka mellihat ada 2 anak yang berteriak- teriak minta tolong yang menyebutkan ada anak tenggelam.

“Kemudian saksi 1 di bantu oleh saksi 2 langsung menyelami kedung Sungai Kodil yang kedalaman kurang lebih 3 Meter, lebar kedung sekitar 7 Meter, panjang kedung 8 Meter. Setelah saksi 1 dan saksi 2 menyelami Kedungwungu selama kurang lebih 5 menit kemudian anak yang tenggelam tersebut ditemukan di dasar Kedungwungu.

Kemudian diangkat ke tepi sungai dan warga mulai berdatangan ke tempat kejadian. Kemudian korban diberikan bantuan penyelamatan oleh warga tetapi anak tersebut tidak mengeluarkan tanda-tanda pernafasan, denyut nadi dan jantung sudah tidak berdetak lagi,” ungkapnya.

Setelah dinyatakan korban meninggal dunia, korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pemeriksaan dari tim medis Puskesmas Bener. Dan dari pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan korban dinyatakan meninggal akibat tenggelam dalam air.

“Dari hasil keterangan teman korban yang pada saat itu ikut mandi di sungai yaitu Tri Cahyo Adi Nugroho dan Darindra Rafka Fadliyansyah bahwa korban diketahui belum bisa berenang,” jelasnya.

Setelah pihak keluarga korban menerima akan kejadian itu, korban akhirnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman.(P24/Wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.