Pemerintahan

Geruduk Kantor Desa, Warga Mlaran Minta Transparansi Soal Penggunaan Keuangan Desa

180
×

Geruduk Kantor Desa, Warga Mlaran Minta Transparansi Soal Penggunaan Keuangan Desa

Sebarkan artikel ini
Puluhan warga Desa Mlaran Kecamatan Gebang, Purworejo, Jawa Tengahmenggeruduk kantor desa setempat, Senin 5 September 2022.
Puluhan warga Desa Mlaran Kecamatan Gebang, Purworejo, Jawa Tengahmenggeruduk kantor desa setempat, Senin 5 September 2022.

GEBANG,purworejo24.com – Puluhan warga di Desa Mlaran Kecamatan Gebang, Purworejo, Jawa Tengah, yang terdiri dari BPD, tokoh masyarakat dan warga perwakilan RT/RW, menggeruduk kantor desa setempat, pada Senin 5 September 2022.

Kedatangan warga ke kantor desa itu guna menyampaikan aspirasi dan tuntutan atas dugaan kurang transparansinya Kepala Desa Mlaran dalam melaksanakan program pembangunan desa dan penggunaan anggaran desa.

Warga melakukan orasi dan penyampaian tuntutan kepada kepala desa dan pemerintah desa di halaman kantor desa setempat. Adapun isi tuntutan warga itu diantaranya tidak menekan, memaksa penggunaan anggaran desa untuk kepentingan pribadi dan dana harus dilaksanakan untuk peruntukannya, tidak akan mengeluarkan kata-kata dan ancaman-ancaman kepada anak buahnya/perangkat desa dengan kata – kata kasar, menyelesaikan tanggungan-tanggungan/piutang dengan supplier, dengan desa terutama yang PAD/galian C sesuai yang disepakati dulu, menyelesaikan pembangunan balai desa yang mangkrak, sanggup mengembalikan dana DD/ADD yang diperuntukkan untuk jalan rabat anyar sejumlah 40 juta dalam tempo 5 hari ini senin tanggal 5 September 2022-10 September 2022.

Dalam tuntutannya warga juga menyatakan bahwa apabila melanggar / tidak memenuhi semua tuntutan maka siap mengundurkan diri dari jabatan kepala desa dan berlanjut ke ranah hukum.

Dalam kedatanganya, warga diterima langsung oleh Kepala Desa Mlaran, Abdul Jabar bersama perangkat desa. Hadir dan memberikan keamanan, Kapolsek Gebang bersama anggota dan beberapa personil Koramil Gebang.

“Kita sebagai BPD, wakil dari warga, selama ini banyak aspirasi- aspirasi yang kita tampung, sehingga lewat lesan kita ingatkan, lewat tertulis, duduk bersama  bahkan sudah bikin surat pernyataan, meminta maaf dan kesanggupan, tapi ini diulangi lagi dan warga sangat-sangat tidak menghendaki maka warga masyarakat datang hari ini,” ungkap ketua BPD Mlaran, Masrukhin, saat ditemui disela kedatangannya ke kantor desa bersama warga.

Awal kedatangan warga, lanjutnya, sempat mendapat sambutan dengan kemarahan yang dilakukan oleh kepala desa, namun setelah dikomunikasikan bersama, warga kemudian diterima dengan baik oleh kepala desa.

“Awalnya malah marah-marah tapi Alhamdulillah sudah bisa disambut dengan baik dan sayapun menyikapi dengan jalan yang baik pula, saling bertemu saling, memaafkan dan dia menyadari kesalahanya,” katanya.

Warga berharap ada instropeksi diri baik dari kepala desa, perangkat desa dan warga Mlaran itu sendiri, agar bisa bersama- sama/ bareng membenahi untuk kebaikan bersama bukan untuk pribadi atau yang lainya.

“Hasil kesepakatanya, pak Kades akan memenuhi tuntutan warga mulaiSenin mendatang,” jelasnya.

Sementara itu, kepala Desa Mlaran, Abdul Jabar, saat dikonfirmasi di kantornya, menyatakan, kedatangan warga ke kantor desa hanya karena miss komunikasi atau kesalahpahaman semata. Kedatangan warga hanya ingin memastikan tentang kelanjutan pekerjaan jalan rabat di jalan desa Mlaran yang belum selesai pekerjaanya dan segera akan digunakan untuk kegiatan arak – arakan berkuda khataman.

“Hanya miskomunikasi saja, karena warga akan melaksanakan kegiatab arak- arakan khataman pada sekitar tanggal 20 Oktober 2022 mendatang, namun pekerjaan jalan desa belum selesai,” katanya.

Jalan yang di garap itu, sebutnya, jalan cor blok desa dengan panjang 274 meter dengan anggaran sekitar 142 juta dari Dana Desa.

“Sudah tergarap sepanjang 200an meter, tinggal 70an meter atau sudah digarap 60 persen. Pekerjaan dijadwalkan selesai Desember 2022, namun karena akan digunakan akan kita kerjakan mulai senin besuk dan akan selesai dalam wakru sekitar 5 hari kedepan,” pungkasnya.(P24/Wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.