PURWOREJO, purworejo24.com – Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Satpol PP, HUT ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), dan HUT ke-107 Pemadam Kebakaran (Damkar) di Jalan Proklamasi depan Kantor Bupati Purworejo, Rabu (10/6/2026).
Peringatan tersebut tidak hanya berlangsung secara seremonial, tetapi juga diisi berbagai kegiatan yang mencerminkan tugas pokok ketiga institusi tersebut, mulai dari simulasi pemadaman kebakaran, pemberian penghargaan kepada anggota Satlinmas yang telah mengabdi lebih dari 20 tahun, hingga pemusnahan ribuan botol minuman keras (miras) hasil operasi penegakan Peraturan Daerah.
Kegiatan dihadiri Bupati Purworejo, Asisten Administrasi dan Umum Setda Purworejo Budi Wibowo, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan OPD, para camat, serta sejumlah instansi dan mitra kerja.
Salah satu agenda yang menyita perhatian masyarakat adalah pemusnahan barang bukti minuman keras dan minuman beralkohol hasil operasi Satpol PP sepanjang Januari hingga April 2026.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, Siswantoro Dwi Nugroho, menjelaskan bahwa total barang bukti yang dimusnahkan mencapai 2.472 botol dari berbagai merek dan jenis minuman beralkohol.
“Barang bukti tersebut merupakan hasil operasi yang kami lakukan sejak awal tahun hingga bulan April 2026 sebagai tindak lanjut penegakan Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 6 Tahun 2006 tentang Larangan Minuman Keras dan Minuman Beralkohol,” ujarnya.
Pemusnahan dilakukan dengan cara digilas menggunakan alat berat di lokasi upacara. Ribuan botol tersebut terdiri dari berbagai jenis minuman, antara lain arak, ciu, bir, vodka, soju, anggur merah, anggur putih, hingga minuman beralkohol impor dan lokal lainnya.
Menurut Siswantoro, kegiatan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban umum, kesehatan masyarakat, serta mencegah berbagai potensi gangguan keamanan yang kerap dipicu konsumsi minuman keras.
Selain pemusnahan miras, jajaran Damkar juga menampilkan simulasi penanganan kebakaran yang merupakan hasil latihan rutin para personel.
“Simulasi tadi berjalan baik dan lancar. Ini menunjukkan bahwa teman-teman Damkar siap melaksanakan tugas penanganan kebakaran maupun penyelamatan lainnya di Kabupaten Purworejo,” kata Siswantoro.
Ia mengungkapkan bahwa kesiapsiagaan menjadi semakin penting mengingat berbagai prediksi yang menyebut tahun 2027 berpotensi mengalami musim kemarau panjang yang dapat meningkatkan risiko kebakaran lahan.
“Kami sudah memetakan beberapa wilayah rawan kebakaran lahan, terutama di bagian utara dan timur Kabupaten Purworejo. Karena itu, kami melatih personel untuk penanganan kebakaran vegetasi dan kebakaran lahan, termasuk penggunaan teknik pemadaman titik api di lapangan,” jelasnya.
Saat ini, Damkar Purworejo memiliki tiga pos pelayanan yang tersebar di wilayah Kabupaten Purworejo, yakni Pos Induk Purworejo, Pos Kutoarjo, dan Pos Purwodadi.
Masing-masing pos memiliki regu siaga yang bertugas secara bergantian selama 24 jam. Selain itu, personel yang sedang tidak bertugas juga disiapkan sebagai kekuatan cadangan apabila diperlukan penambahan personel dalam penanganan kejadian darurat.
“Ketiga pos ini tidak bekerja sendiri-sendiri, tetapi saling mendukung dan membackup apabila terjadi kebakaran maupun operasi penyelamatan di wilayah Kabupaten Purworejo,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut juga diserahkan tali asih dan penghargaan kepada anggota Satlinmas yang telah mengabdi lebih dari dua dekade.
Penghargaan tersebut merupakan tindak lanjut penghargaan yang sebelumnya diberikan pada peringatan HUT Satpol PP tingkat Provinsi Jawa Tengah di Solo.
“Tahun ini ada tiga anggota Linmas dari Kabupaten Purworejo yang menerima penghargaan atas masa pengabdian lebih dari 20 tahun. Penyerahannya dilakukan oleh Bupati Purworejo melalui perwakilan dalam upacara tadi,” ujar Siswantoro.
Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi anggota Linmas lainnya untuk terus meningkatkan peran dan kapasitas dalam pelayanan masyarakat.
Menurutnya, peran Linmas saat ini tidak hanya terbatas pada pengamanan kegiatan masyarakat seperti pengajian, hajatan, atau kegiatan sosial lainnya, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung keamanan lingkungan, mitigasi bencana, serta perlindungan masyarakat.
“Kami berharap pemerintah desa dan kelurahan juga dapat memberikan dukungan berupa sarana, prasarana, dan perlengkapan yang memadai agar kinerja Linmas semakin optimal,” katanya.

Dalam sambutan Bupati Purworejo yang dibacakan Asisten Administrasi dan Umum Setda Purworejo, Budi Wibowo, disampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran Satpol PP, Satlinmas, dan Damkar yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga ketenteraman, ketertiban, perlindungan, dan keselamatan masyarakat.
Bupati menegaskan bahwa ketiga institusi tersebut memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah, khususnya dalam pelayanan dasar kepada masyarakat.
“Ketenteraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta penanganan kebakaran dan keadaan darurat merupakan layanan dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh jajaran perlu terus meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan kualitas pelayanan,” demikian pesan Bupati.
Kepada jajaran Satpol PP, Bupati berpesan agar penegakan peraturan daerah dilakukan secara tegas namun tetap mengedepankan pembinaan dan edukasi kepada masyarakat.
Sementara kepada Satlinmas diminta terus memperkuat perannya sebagai mitra pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Adapun kepada jajaran Damkar, Bupati meminta peningkatan kesiapsiagaan, kecepatan respons, dan profesionalisme dalam menghadapi berbagai potensi kebakaran maupun operasi penyelamatan.
“Tantangan ke depan semakin kompleks. Karena itu sinergi, soliditas, koordinasi antarinstansi, dan partisipasi masyarakat harus terus diperkuat agar keamanan, ketertiban, serta perlindungan masyarakat dapat terjaga dengan baik,” pesan Bupati.
Momentum peringatan HUT Satpol PP, Satlinmas, dan Damkar tahun ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan menjaga ketenteraman, ketertiban, dan keselamatan masyarakat tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga membutuhkan dukungan serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Purworejo yang aman, tertib, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







