Kecelakaan

KAI Daop 6 Yogyakarta Ingatkan Warga Tak Beraktivitas di Jalur KA Usai KA Taksaka Tertemper Orang

1
×

KAI Daop 6 Yogyakarta Ingatkan Warga Tak Beraktivitas di Jalur KA Usai KA Taksaka Tertemper Orang

Sebarkan artikel ini
Lokasi kejadian warga tertemper KA
Lokasi kejadian warga tertemper KA

PURWOREJO, purworejo24.com – PT KAI Daop 6 Yogyakarta kembali mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas di sekitar jalur kereta api (KA) dan hanya menggunakan perlintasan sebidang resmi yang telah dilengkapi rambu-rambu keselamatan.

Imbauan tersebut disampaikan setelah KA 44 Taksaka relasi Gambir–Yogyakarta mengalami insiden tertemper orang di Km 485+1, petak jalan Kutoarjo–Jenar, Rabu (12/8/2026) malam.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.37 WIB. Seluruh awak KA dilaporkan dalam kondisi selamat dan perjalanan kereta dapat kembali dilanjutkan pada pukul 19.41 WIB. Sementara itu, orang yang tertemper selanjutnya ditangani oleh Polsek Banyuurip dan PMI Kutoarjo.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyayangkan kejadian tersebut dan berharap insiden serupa tidak kembali terjadi.

KAI Daop 6 Yogyakarta sangat menyayangkan kejadian ini dan diharapkan tidak terjadi di kemudian hari. Masyarakat diimbau untuk mematuhi rambu-rambu yang berlaku dan senantiasa berhenti sejenak untuk memastikan bahwa jalur aman dan tidak ada kereta akan melintas,” terang Feni, Kamis (13/8/2026). 

Menurutnya, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan saat berada di sekitar jalur KA. Selain berisiko terhadap keselamatan diri, aktivitas di sekitar jalur KA juga dapat membahayakan perjalanan kereta api.

KAI juga meminta pengguna jalan untuk tidak membuat maupun menggunakan perlintasan liar baru. Masyarakat diminta melintas hanya melalui perlintasan resmi dan selalu memastikan kondisi jalur benar-benar aman sebelum menyeberang.

Keselamatan bersama merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu kami imbau seluruh masyarakat agar melintas hanya di perlintasan resmi saja dan berhenti sejenak untuk memastikan jalur kereta api aman dan tidak ada kereta akan melintas sebelum kendaraan melintasi perlintasan sebidang KA,” pungkas Feni.

KAI berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan di perlintasan sebidang maupun kawasan jalur KA terus meningkat, sehingga kejadian yang dapat membahayakan perjalanan kereta dan masyarakat dapat dicegah. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.