Kecelakaan

Diduga Rem Blong di Turunan Tajam, Ibu dan Anak Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Motor di Penungkulan

18
×

Diduga Rem Blong di Turunan Tajam, Ibu dan Anak Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Motor di Penungkulan

Sebarkan artikel ini
Petugas saat mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan
Petugas saat mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan

GEBANG, purworejo24.com – Kecelakaan lalu lintas tunggal sepeda motor Honda Vario di jalan pedesaan Desa Penungkulan, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, Rabu (16/9/2026), mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.

Dua korban meninggal dunia merupakan Kholiyah (39), warga Desa Guntur, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, dan bayi perempuannya, Raihana Julia Akhira Putri, yang masih berusia sekitar dua bulan.

Sementara itu, dua korban lainnya, Muslihatun (29), warga Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, dan Akza Fadhil Abyan (3), menjalani perawatan di RSUD R.A.A. Tjokronegoro Purworejo.

Kapolsek Gebang, AKP Sumarno, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.50 WIB. Sepeda motor bernomor polisi AA 4683 XL tersebut mengangkut empat orang dan melaju dari arah jalan raya Purworejo-Wonosobo menuju Balai Desa Penungkulan.

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) yang kondisinya turunan tajam, diduga sepeda motor mengalami rem blong sehingga motor meluncur hingga menabrak tembok dinding SDN Penungkulan yang posisinya di bawah jalan,” jelas Kapolsek Gebang.

Setelah kejadian, keempat korban segera dievakuasi ke RSUD R.A.A. Tjokronegoro menggunakan mobil siaga Desa Penungkulan.

Namun, setibanya di rumah sakit, Kholiyah dan bayinya dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan Muslihatun dan Akza Fadhil Abyan mendapatkan perawatan medis.

Kecelakaan tersebut terjadi ketika SDN Penungkulan sedang menggelar kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Meski demikian, berdasarkan keterangan kepolisian, tidak ada siswa yang terdampak dalam kecelakaan tersebut.

Peristiwa kecelakaan tunggal ini telah ditangani Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka) Satlantas Polres Purworejo.

Dugaan rem blong menjadi penyebab awal yang disampaikan dalam laporan kepolisian. Adapun penyebab pasti kecelakaan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas.

Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya memastikan kondisi kendaraan sebelum berkendara, terutama sistem pengereman, serta meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi jalan dengan turunan tajam. (P24/red)

Catatan redaksi: Penyebab kecelakaan masih berdasarkan dugaan awal. Identitas korban dan usia bayi ditulis berdasarkan data yang diberikan; tanggal lahir Raihana tercatat 1 Juli 2026.


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.