PURWOREJO, purworejo24.com – Ir. Haryoko (66), warga Dusun Karangjati, Kelurahan Sinduadi Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman, Yogyakarta yang tinggal berdomisili di Jalan Letjen Sarwo Edhie, Kelurahan Pangenjurutengah, Kecamatan/Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, ditemukan telah meninggal dunia di dalam rumah yang ditinggalinya, Minggu 29 Mei 2022 siang.
Diduga lantaran sakit dan tinggal sendiri dalam rumah, Haryoko (korban) meninggal tanpa diketahui oleh siapapun.
Kapolsek Purworejo, AKP Bruyi Rohman Warsito, saat dikonfirmasi pada Minggu petang mengatakan, Haryoko diketahui telah meninggal pertama kali oleh istrinya sendiri, Tyas Eka Handayani, yang curiga saat ditinggal berkunjung ke rumah di Yogyakarta, Haryoko tak bisa dihubungi melalui telepon.
“Awalnya pada hari Rabu, saudara Tyas, yang merupakan istri dari korban sedang berkunjung ke rumahnya yang berada di Yogyakarta, di mana korban punya beberapa rumah. Saat itu istrinya menghubungi korban melalui handphone namun tidak ada jawaban,
Karena curiga selanjutnya pada hari Minggu tanggal 29 Mei 2022, istrinya ke Purworejo untuk menemui korban. Namun sesampainya di rumahnya yang beralamat di Kelurahan Pangenjurutengah, mendapati rumahnya dalam keadaan terkunci namun lampu rumah menyala, selain itu juga ada bau yang tidak sedap bersumber dari dalam rumah,” ungkap Kapolsek.
Mengetahui hal itu, Tyas kemudian berusaha masuk kedalam rumah, namun semua pintu rumah dalam keadaan terkunci, sehingga dirinya membuka paksa pintu bagian belakang dan melakukan pemeriksaan di dalam rumah. Saat masuk ke dalam rumah itulah, istrinya mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia di ruang tengah.
“TV di ruang tengah masih hidup, dan di tangan korban memegang remote tv. Mengetahui hal tersebut keluarga korban langsung melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisan. Lalu petugas kepolisian melakukan pengecekan TKP,” jelasnya.
Tidak ada barang yang hilang, pintu dan jendela pun tidak ada yang rusak dalam pengecekan petugas. Selanjutnya korban langsung dibawa ke RSUD dr.Tjitrowardojo Purworejo untuk dilakukan pemeriksaan luar.
“Bahwa dari hasil pemeriksaan dari tim medis sakit RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban, dari hasil keterangan keluarga korban mempunyai penyakit gula menahun dan tinggal di rumah tersebut seorang diri. korban diperkirakan meninggal sudah sekitar 4 (empat) hari yang lalu namun tidak mendapatkan penanganan,” terangnya.
Atas kejadian, pihak keluarga korbanpun sudah menerima bahwa meninggalnya korban sebagai musibah dan tidak akan dilakukan outopsi.
“Selanjutnya korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya.(P24/Wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









