PURWOREJO, purworejo24.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo, Jawa Tengah, terus mendorong digitalisasi pelayanan pemerintahan.
Salah satunya melalui inovasi Sistem Aplikasi Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa (SAYAP BAJA) yang dikembangkan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo.
Aplikasi berbasis web tersebut dirancang untuk mempermudah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyampaikan permohonan pemilihan penyedia barang/jasa, khususnya untuk metode tender dan seleksi.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo Sutijoso Brahmanto mengatakan, SAYAP BAJA dikembangkan untuk membuat proses penyampaian dokumen pengadaan menjadi lebih mudah, cepat, tertib, dan terdokumentasi secara digital.
Menurut dia, inovasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya Bagian Barjas dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada perangkat daerah.
“Sebelum menggunakan sistem digital, proses penyampaian dokumen persiapan pengadaan masih dilakukan secara manual. Kondisi tersebut berpotensi membuat proses penyampaian berkas membutuhkan waktu lebih lama,” kata Sutijoso pada Selasa (22/9/2026).
Selain itu, dokumen yang disampaikan secara manual juga berisiko kurang lengkap dan belum terdokumentasi secara digital dengan baik.
Melalui SAYAP BAJA, OPD dapat menyampaikan dokumen pengadaan melalui sistem secara daring. Aplikasi tersebut dapat diakses melalui alamat barjassetdapurworejo.web.id.
“Setelah masuk ke dalam aplikasi menggunakan nama pengguna dan kata sandi, OPD dapat mengunggah berbagai dokumen yang menjadi persyaratan dalam proses pengajuan pemilihan penyedia,” katanya.
Dokumen yang dapat diunggah antara lain surat permohonan, Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), tangkapan layar daftar paket pada Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), cetak Rencana Umum Pengadaan (RUP), Kerangka Acuan Kerja (KAK) atau spesifikasi teknis, Harga Perkiraan Sendiri (HPS), serta justifikasi teknis apabila diperlukan.
“OPD juga dapat mengunggah dokumen pendukung lain yang dibutuhkan dalam proses pengajuan,” katanya
Setelah dokumen disampaikan, sistem membantu proses pengecekan kelengkapan berkas. Dokumen yang telah dinyatakan lengkap kemudian ditindaklanjuti oleh admin untuk diteruskan kepada Kepala Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ).
Selanjutnya, dokumen tersebut menjadi dasar dalam proses penugasan Kelompok Kerja (Pokja) Pemilihan untuk melaksanakan tahapan pemilihan penyedia barang/jasa.
“Dengan mekanisme tersebut, proses pengajuan tidak hanya dilakukan secara lebih praktis, tetapi juga memiliki dokumentasi digital yang dapat mendukung tertib administrasi,” kata Sutijoso
Sutijoso menjelaskan, penerapan SAYAP BAJA diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo.
Digitalisasi tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan literasi digital aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat dalam proses pengadaan.
SAYAP BAJA menjadi salah satu langkah Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dalam tata kelola pemerintahan.
Melalui aplikasi tersebut, pelayanan pengadaan diharapkan semakin transparan, tertib, terdokumentasi, serta mampu merespons kebutuhan OPD dengan lebih cepat.
“Inovasi ini sekaligus menunjukkan upaya Pemkab Purworejo untuk mengurangi ketergantungan pada proses administrasi manual dengan memanfaatkan sistem digital dalam pelayanan pemerintahan,” tutupnya. (P24-byu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









