Pemerintahan

LAFIKA Hadir, Pemkab Purworejo Perkuat Pengendalian dan Evaluasi Kerja Sama Daerah

1
×

LAFIKA Hadir, Pemkab Purworejo Perkuat Pengendalian dan Evaluasi Kerja Sama Daerah

Sebarkan artikel ini
Kantor Setda Purworejo
Kantor Setda Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com – Pemerintah Kabupaten Purworejo terus mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, tertib, dan akuntabel. Salah satu langkah yang dilakukan melalui Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) adalah menghadirkan inovasi Layanan Fasilitasi Kerja Sama (LAFIKA) pada 2026.

Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Purworejo, Galuh Bakti Pertiwi, S.STP., M.M., menjelaskan bahwa LAFIKA merupakan pembaruan pola layanan dalam memfasilitasi pelaksanaan kerja sama daerah.

Inovasi tersebut dibangun untuk menjawab sejumlah persoalan yang selama ini muncul dalam pengelolaan kerja sama daerah, khususnya terkait pemantauan manfaat kerja sama serta pengendalian masa berlaku dokumen kerja sama.

“LAFIKA merupakan inovasi berupa pembaruan pola layanan kerja sama daerah,” kata Galuh, Jumat (25/9/2026).

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan kerja sama daerah yang belum sepenuhnya dapat dipantau kemanfaatannya bagi daerah. Kondisi tersebut membuat evaluasi terhadap kerja sama yang telah dilaksanakan perlu diperkuat.

Selain itu, periode atau masa berlaku kerja sama juga membutuhkan mekanisme pengendalian yang lebih baik. Dalam sejumlah kondisi, naskah kerja sama dapat memasuki atau melewati masa berlaku sementara pembaruannya belum dilakukan. Hal ini berpotensi memengaruhi kepastian dan kekuatan hukum dalam pelaksanaan kerja sama daerah.

Melalui LAFIKA, Bagian Pemerintahan Setda Purworejo berupaya membangun layanan kerja sama yang lebih komprehensif. Layanan tersebut mencakup proses perencanaan, pengendalian masa berlaku, hingga evaluasi manfaat kerja sama.

Pelaksanaannya juga didukung melalui forum kerja sama daerah dengan melibatkan perangkat daerah dan unsur terkait. Dengan pola tersebut, kerja sama yang dilakukan diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat dipantau pelaksanaannya dan dievaluasi manfaatnya.

LAFIKA juga diarahkan untuk memperkuat tata kelola kerja sama daerah sejalan dengan kebutuhan pemerintahan yang baik dan akuntabel.

Bagi perangkat daerah, layanan ini memberikan fasilitasi secara lebih terarah, mulai dari tahap perencanaan hingga pengendalian dan evaluasi. Dengan demikian, setiap kerja sama diharapkan memiliki informasi yang jelas mengenai status pelaksanaan, masa berlaku, serta manfaat yang telah dihasilkan.

Bagian Pemerintahan Setda Purworejo menargetkan inovasi tersebut dapat membantu mengidentifikasi seluruh kerja sama yang telah dilakukan, sekaligus memastikan pelaksanaannya dapat dipantau secara berkelanjutan.

Tidak kalah penting, hasil pengelolaan dan evaluasi kerja sama nantinya diharapkan dapat menjadi bahan acuan dalam menentukan kebijakan maupun pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kerja sama daerah.

“Dengan LAFIKA, pengelolaan kerja sama daerah di Purworejo diarahkan menjadi lebih tertib, terpantau, dan berbasis evaluasi. Inovasi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pelayanan pemerintahan agar kerja sama yang dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi Pemerintah Kabupaten Purworejo dan masyarakat,” harapnya.  (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.