EkonomiPemerintahanPertanian

Hasil Panen Meningkat, Wakil Bupati dan Petrokimia Gresik Panen Padi Perdana di Loano

84
×

Hasil Panen Meningkat, Wakil Bupati dan Petrokimia Gresik Panen Padi Perdana di Loano

Sebarkan artikel ini
Wabub Yuli hastuti mengawali panen padi milik di demplot pupuk organik Phonska Oca.
Wabub Yuli hastuti mengawali panen padi milik di demplot pupuk organik Phonska Oca.

LOANO, purworejo24.com – Petrokimia Gresik bersama Wakil Bupati Purworejo menggelar panen padi hasil demonstration plot (demplot) di Desa Karangrejo, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo. Demplot ini menggunakan pupuk Phonska Oca untuk meningkatkan hasil produksi pertanian di daerah.

Ketua Gapoktan Desa Karangrejo Haryanto, menyampaikan bahwa sebelum di demplot hasil panen di lahan tersebut berkisar 5-6 ton per hektare, namun setelah diberikan pupuk non-subsidi rekomendasi Petrokimia Gresik ini berhasil meningkatkan produktivitas hingga 2 kali lipat dibandingkan rata-rata hasil panen ditempat tersebut.

“Alhamdulillah berkat kerjasama Demplot dengan Petrokimia Gresik hasil ubinan dilahan tersebut saat ini mencapai 8 ton per Ha,” kata Haryanto kepada purworejo24.com usai kegiatan pada Rabu (03/03/2021)

Wakil bupati Purworejo bersama tim petrokimia Gresik panen padi perdana di Demplot Desa Karangrejo Kecamatan Loano
Wakil bupati Purworejo bersama tim petrokimia Gresik panen padi perdana di Demplot Desa Karangrejo Kecamatan Loano

Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti melakukan panen perdana (Miwiti) didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Wasit diono, Camat Loano Laksana Sakti, perwakilan Petrokimia Gresik Wilayah Kabupaten Purworejo, Danhilla Wisnu Indriyanto serta Gapoktan Desa Karangrejo.

Usai kegiatan Yuli Hastuti menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berjuang dan bekerjasama dalam meningkatkan produktivitas pertanian di lahan bibit Desa Karangrejo yang luasnya mencapai 4 ha. Yuli berharap agar Demplot ini dapat disebarluaskan di daerah lain di Purworejo, karena Purworejo menjadi salah satu lumbung padi Jawa bagian selatan yang produksi padinya perlu ditingkatkan lagi.

“Hasilnya saya rasa cukup memuaskan, Semoga tradisi saling bekerja sama dan miwiti ini tetap diuri-uri (dilestarikan),” katanya.

Perwakilan Petrokimia Gresik, Danhilla Wisnu Indriyanto, menyampaikan pada Demplot Desa Karangrejo tersebut komposisi pupuk yang diberikan dengan dosis: Petroganik 500kg/ha, Phonska plus 100kg/ha, Phonska formulasi baru 200kg ha, ZA 100kg/ha dan Phonska Ocha 5 liter/ha. Hal tersebut diakui Dhanilla, merupakan upaya Petrokimia Gresik untuk mewujudkan pertanian berkelanjutan melalui peningkatan produktivitas tanaman sekaligus perbaikan kondisi tanah.

“Alhamdulillah dapat dilihat hasilnya, semoga ke depan petani dapan menerapkan pola budidaya sesuai dengan apa yg telah didemplotkan dengan harapan hasilnya bisa meningkat serta kesejahteraan meningkat,” katanya.

Pihaknya menambahkan peningkatan produktivitas ini, semakin penting sebagai upaya pemulihan perekonomian di daerah pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Dengan hasil panen yang meningkat, maka kesejahteraan petani pun terdongkrak. Sekaligus mendukung sektor pertanian agar tetap memberikan kontribusi positif dalam pereknomian nasional.

“Phonska Oca merupakan pupuk organik gabungan antara pupuk majemuk NPK dan pupuk organik dalam bentuk cair, dengan kandungan C-Organik minimal 6%, unsur hara makro Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), dan diperkaya unsur mikro serta mikroba yang sangat bermanfaat untuk tanaman,” tandasnya. (P24-Bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.