Info JalanPemerintahanTransportasi

Jembatan Ambrol di Pituruh, Akses ke 5 Desa Tersendat

143
×

Jembatan Ambrol di Pituruh, Akses ke 5 Desa Tersendat

Sebarkan artikel ini
Camat Pituruh meninjau lokasi jembatan ambrol.
Camat Pituruh meninjau lokasi jembatan ambrol.

PITURUH, purworejo24.com – Meningkatnya curah hujan di wilayah Kabupaten Purworejo khususnya di kecamatan Pituruh dan sekitarnya mengakibatkan jembatan di jalan utama Pituruh-Pamriyan ambrol. Akibatnya kendaraan roda 4 tidak bisa melewati jalur tersebut, s22ehingga akses ke lima desa menjadi tersendat.

Dari Informasi yang diperoleh purworejo24.com, jembatan tersebut ambrol pada Rabu (03/03/2021) pagi sekitar pukul 07.30WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Lokasi ambrolnya jembatan tersebut berada di selatan Balai Desa Kesawen.

Camat Pituruh Yudhie Agung Prihatno menyampaikan, ambrolnya jembatan ini diduga karena aliran air yang cukup deras serta kontruksi bangunan yang sudah tua. Ambrolnya jembatan ini menghambat akses ke beberapa desa di Pituruh bagian utara seperti Desa Wonosido, Sawangan, Pamriyan, Kaliglagah dan Kapiteran.

“Mungkin usia (jembatan), saya lihat konstruksi masih batu bata lama, Juga ‘kan selama ini arus cukup deras, warga jika ingin lewat bisa melalui jalur alternatif lewat Kalikotes-kedung-batur sawangan. Tapi Sawangan sendiri jembatanya masih belum sempurna karena bencana yang kemarin,” katanya kepada purworejo24.com pada Rabu (03/03/2021) usai meninjau lokasi kejadian.

Pihaknya menambahkan pasca ambrolnya jembatan ia sudah mengkomunikasikannya dengan Dinas terkait namun untuk waktu perbaikan pihaknya belum bisa memastikan. Untuk menghindri hal-hal yang tidak diinginkan warga setempat sudah memasang rambu-rambu dengan alat seadanya.

“Sudah, menawi kapan dereng saget matur kulo, cobi kaliyan PUPR, mugi saget kanthi dana pemeliharaan (kalau kapan belum bisa memastikan, coba dengan PUPR, semoga bisa dengan dana pemeliharaan),” katanya dengan bahasa jawa halus.

Agung menghimbau agar masyarakat berhati-hati karena retakan atau kerusakan bisa semakin besar. Agung menarankan untuk kendaraan roda 4 bisa mengambil jalur lewat Kalikotes-Kedungbatur-Sawangan, jalur alternatif ke beberapa desa yang ada di utara lokasi kejadian.

“Tapi untuk kendaraan berat hati-hati di jembatan Kijing Tumpuk, Sawangan karena kondisinya juga belum sempurna karena dampak bencana sebelumnya,” katanya. (P24-Bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.