PURWOREJO, purworejo24.com – Setelah menjalani perawatan di RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo selama kurang lebih 2 minggu, Warga Desa Ngandagan, Pituruh dinyatakan negatif covid-19 setelah melalui pemerikasaan swab. Setelah dinyatakan negatif dengan pemeriksaan Swab, akhirnya warga tersebut diperbolehkan pulang ke rumah untuk isolasi mandiri.
Seorang warga desa Ngandaan berinisial E tersebut sepulangnya dari rumah sakit kemudian melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di Rumah Saudara di Purwodadi dan akhirnya hari ke 15 (kemarin) warga tersebut pulang kerumah aslinya di Kecamatan Pituruh. Pada Sabtu, 30/05/2020 pukul 11.15 WIB.
Camat Pituruh Yudhie Agung Prihatno mengatakan warga desa Ngandagan setelah melakukan perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri dinyatakan negatif covid-19 oleh Tim Medis RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo. Warga tersebut pun sudah kembali ke Rumahnya di Desa Ngandagan dengan didampingi oleh forkompimcam, tim medis puskesmas Pituruh, dan Pemerintah Desa setempat.
“Syukur alhamdulillah, warga Pituruh bapak E (inisial) sudah dinyatakan sembuh covid-19 atau negatif swab virus covid-19,” katanya kepada purworejo24.com pada Minggu (31/05/2020)
Ia menambahkan kepulangan warga yang sebelumnya positif Covid-19 ini bisa menjadi pembelajaran warga yang lainnya bahwa virus covid-19 bisa sembuh dan bukanlah suatu momok menakutkan bagi pasien, keluarga dan lingkungan sekitar. Warga desa, serta lingkungan rumah tempat tinggal (E) sangat bersikap welcome atas kepulangannya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Ngandagan Luwes Catur Siwi Wahyu Hartati mengungkapkan, pihaknya sangat senang atas kepulangan warganya setelah satu bulan pasien menjalani perawatan dan isolasi mandiri dalam keadaan sehat dan sembuh.
“Atas nama pemerintah desa, kami menyambut dengan tangan terbuka. Dan untuk keluarga (E) dan warga masyarakat tentu merasakan gembira dan sangat welcome atas kepulangan bapak (E) ke desa Ngandagan. ” ucapnya.
Ia menambahkan E juga masih menjalani isolasi mandiri lagi agar kekuatan imun bisa pulih 100 persen. Untuk itu pihak desa akan memberikan suport untuk E dan keluarganya.
“Kami dari pemerintah desa dan warga siap membantu kebutuhan sehari-hari selama isolasi sesuai dengan kemampuan desa.” pungkasnya. (P24-Bayu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







