PURWOREJO, purworejo24.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Purworejo meluncurkan program pelayanan kesehatan bertajuk SEMAR (Sehat Bersama Masyarakat) di Pondok Pesantren Darussalam, Plaosan, Baledono, Minggu (26/7/2026).
Program ini menjadi salah satu kegiatan utama dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) PKB ke-26.
Peluncuran SEMAR tidak sekadar seremoni, tetapi diwujudkan melalui pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat dan para santri.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat karena memberikan manfaat langsung, terutama dalam upaya deteksi dini penyakit tidak menular seperti diabetes, kolesterol tinggi, dan asam urat.
Ketua DPC PKB Kabupaten Purworejo, Muhaimin, mengatakan bahwa program SEMAR merupakan bentuk komitmen nyata PKB untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui pelayanan kesehatan preventif.
“Hari ini kita meluncurkan program SEMAR. Kegiatan pertama dipusatkan di Pondok Pesantren Darussalam Plaosan. Ke depan, program ini akan diperluas ke seluruh wilayah Kabupaten Purworejo agar manfaatnya bisa dirasakan lebih banyak masyarakat,” ujarnya.
Menurut Muhaimin, pemilihan pesantren sebagai lokasi perdana peluncuran memiliki makna khusus. Pesantren dinilai memiliki hubungan historis dan emosional yang kuat dengan PKB, sekaligus menjadi pusat pendidikan keagamaan yang menyatu dengan kehidupan masyarakat.
“Kami berharap hubungan antara pesantren, partai, dan masyarakat sekitar semakin erat. Pesantren bukan hanya tempat belajar agama, tetapi juga ruang pengabdian sosial,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai layanan kesehatan secara cuma-cuma, antara lain pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat, pengecekan tekanan darah, serta konsultasi dengan dokter umum.
Untuk mendukung layanan tersebut, DPC PKB Purworejo bekerja sama dengan Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kabupaten Purworejo dengan menerjunkan tiga dokter umum dan empat tenaga medis. Selain pemeriksaan kesehatan, warga yang hadir juga menerima bingkisan cenderamata gratis.
Kegiatan ini memiliki nilai edukatif karena mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan sejak dini. Pemeriksaan sederhana seperti tensi dan gula darah dapat membantu menemukan faktor risiko penyakit sebelum muncul gejala yang lebih berat.
Salah satu santri Pondok Pesantren Darussalam, Galih Sakana, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis tersebut. Ia mengatakan para santri jarang melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin sehingga kegiatan ini menjadi kesempatan penting untuk mengetahui kondisi tubuh mereka.
“Alhamdulillah saya ikut pemeriksaan. Program ini sangat membantu kami para santri. Kadang ada yang merasa kurang enak badan tetapi tidak tahu penyebabnya. Dengan adanya pemeriksaan ini, kalau ada keluhan bisa langsung diketahui dan ditindaklanjuti ke dokter atau Puskesmas,” ungkap Galih.
Saat ini Pondok Pesantren Darussalam mengasuh sekitar 100 santri putra dan putri. Karena manfaatnya dirasakan langsung, Galih berharap kegiatan sosial semacam ini dapat terus berlanjut dan menjangkau pesantren-pesantren lain di Purworejo.
“Semoga kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini saja, tetapi bisa bergilir ke pesantren lain setiap tahun,” harapnya.
Sebelum peluncuran SEMAR, DPC PKB Purworejo juga telah menggelar rangkaian kegiatan Harlah lainnya, seperti donor darah, nonton bareng, pertunjukan musik, serta malam tirakatan dan mujahadah pada 20 Juli lalu.
Melalui program SEMAR, PKB ingin menunjukkan bahwa partai politik tidak hanya berperan dalam bidang politik, tetapi juga dapat menjadi mitra masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup, terutama di bidang kesehatan.
“Bagi PKB, kesehatan masyarakat adalah pilar penting yang harus dijaga. Lewat langkah preventif ini kami ingin membantu pemerintah sekaligus memastikan PKB selalu hadir, makin dekat, dan dicintai masyarakat,” pungkas Muhaimin. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









