PEMALANG, purworejo24.com – Seorang perantau asal Desa Brenggong Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo Jawa Tengah, ditemukan tewas bersimbah darah di dalam warung di Pemalang, Jawa Tengah. Hingga saat ini Kepala Desa Brenggong dan pihak keluarga masih berada di Pemalang untuk mengurusi pemulangan Jenazah korban.
Kepala Desa Brenggong, Legiman saat dikonfirmasi purworejo24.com, melalui sambungan telepon, pada Rabu (6/11/2019) malam mengatakan, korban bernama Tumarni (45), asal Desa Brenggong yang juga merupakan kerabat keluarga Legiman. Tumarni ditemukan tewas oleh Heri Sisworo (31), seorang pedagang sayur warga Mulyorejo, Pemalang, yang biasa mengantarkan sayur ke warung tersebut pada Rabu siang.
Disebutkan, saat itu Heri kaget setelah melihat korban bersimbah darah penuh luka dengan kondisi tanpa pakaian di sebuah warung di Jalan Lingkar Utara Pemalang, Desa Wanarejan Utara, Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang Jawa Tengah. Mendapati hal itu, warga kemudian melapor ke Petugas Kepolisian Resor Pemalang.
Atas laporan tersebut, polisi langsung ke lokasi kejadian bersama Tim Inafis Polres Pemalang dan petugas puskesmas. Dari hasil pemeriksaan tim medis, korban mengalami luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya, di antaranya di leher bawah dagu, di bawah telinga kanan, dan pantat. Korbanpun lalu dibawa ke Rumah Sakit Umum Azhari kota Pemalang.
“Dapat informasi dari kepolisian Pemalang, jika kematian Tumarni tidak wajar dan banyak luka, kemungkinan 99 persen adalah korban pembunuhan,” katanya.
Diungkapkan, Tumarni merupakan seorang janda, dan tidak memiliki anak. Tumarni sendiri dikabarkan pergi merantau untuk berdagang di Pemalang sejak dua bulan ini.
“Baru sekitar dua bulan ini dia di Pemalang, berjualan di tepi jalan pantura,” ungkap Legiman.
Legiman mengaku, selama ini keluarga tidak mengetahui ada permasalahan apa yang terjadi pada Tumarni. Keluarga menganggap Tumarni pergi dan berdagang dengan kondisi baik baik saja.
“Terakhir kontak dengan saya satu bulan lalu. Namun dengan keluarga masih kontak terakhir tadi malam (Selasa) sekitar jam 22.00 WIB. Biasa Ngaruhke kesehatan. Dan dah lama memang pernah komunikasi dengan saya, ingin menikah dengan orang luar jawa, namun kabar selanjutnya tidak tahu, karena komunikasi hanya lewat HP,” jelasnya.
Saat ini korban masih dilakukan pemeriksaan/otopsi oleh petugas Inafis Polres Pemalang, dan usai di otopsi, rencananya jenazah korban akan dibawa ke Purworejo, dan dimakamkan di Desa Brenggong.
“Kalau secara KTP, Tumarni merupakan warga Kebumen, tapi karena dia janda dan tidak memiliki siapa -siapa, maka jenazah akan kami bawa ke keluarga orang tuanya, di Desa Brenggong. Rencana pemakaman dilakukan pada Kamis siang, atau menyesuaikan jenazah sampai Purworejo kapan,” ujarnya.
Legiman berharap, kepolisian Resor Pemalang bisa mengungkap kejadian itu, dan jika korban merupakan korban pembunuhan, keluarga meminta segera menangkap dan menghukum pelaku sesuai dengan tindakannya. (P24-Drt)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








