HukumPendidikan

Cegah Penyebaran Hoax, Mafindo Purworejo Gelar Edukasi Literasi Digital

288
×

Cegah Penyebaran Hoax, Mafindo Purworejo Gelar Edukasi Literasi Digital

Sebarkan artikel ini
Mafindo bekerjasama dengan KNPI Purworejo mengadakan Edukasi Literasi Digital. (27/8/2019)
Mafindo bekerjasama dengan KNPI Purworejo mengadakan Edukasi Literasi Digital. (27/8/2019)

PURWOREJO, purworejo24.com – Dalam rangka mewujudkan internet sehat dan mencegah disintegrasi bangsa, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) bekerjasama dengan KNPI Purworejo mengadakan Edukasi Literasi Digital. Acara ini melibatkan puluhan anggota ormas kepemudaan yang ada di Purworejo, Jawa Tengah.

Acara Edukasi Literasi Digital ini di selenggarakan di Gedung KNPI, Jalan Kapten P. Tendean No. 57 Sindurjan, Purworejo, pada Selasa (27/8/2019) siang. Puluhanan peserta dari berbagai organisasi kepemudaan tampak hadir, antara lain Banser, PMII, IPNU/IPPNU, Fatayat NU,  IMM, Pemuda GKJ Purworejo, Pemuda Klenteng, IPM Purworejo, dan Karang Taruna.

Edukasi Literasi Digital di Gedung KNPI Purworejo. (27/8/2019)
Edukasi Literasi Digital di Gedung KNPI Purworejo. (27/8/2019)

Ketua Mafindo Purworejo, Dina Soetomo mengungkapkan acara tersebut digelar untuk mengedukasi generasi milenial agar dapat mencegah penyebaran hoax secara meluas di masyarakat khususnya kalangan pemuda.

“Kami mengadakan acara yang melibatkan generasi milenial untuk mecegah beredarnya hoax di kalangan pemuda karena pemuda dapat menjadi promotor gerakan anti hoax”, jelasnya kepada purworejo24.com di sela-sela acara.

Yeni, dari Divisi Literasi Edukasi Mafindo Purworejo yang menjadi salah satu pemateri dalam acara ini mengungkapkan rendahnya minat baca menjadi penyebab banyaknya berita hoax yang terjadi di masyarakat.

“Banyaknya berita hoax yang tersebar kerena minat bacanya rendah, biasanya seseorang kalau melihat artikel atau berita yang dibaca tidak sampai isinya tapi cuma di baca judulnya,” ucapnya.

Dina berharap acara yang digelar ini dapat menjadi pemicu bagi kalangan pemuda untuk mencegah berita-berita yang dapat menyebabkan masyarakat resah.

“Kita berharap kalangan muda ini dapat menjadi ujung tombak pencegahan terhadap hoax, serta untuk pencegahan disintegrasi bangsa,” tandasnya.(P24-Byu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.