Politik

PDIP Perkuat Mesin Partai hingga Akar Rumput di Bagelen, Bidik Kemenangan di Pemilu 2029

2
×

PDIP Perkuat Mesin Partai hingga Akar Rumput di Bagelen, Bidik Kemenangan di Pemilu 2029

Sebarkan artikel ini
Kegiatan PDIP
Kegiatan PDIP

PURWOREJO, purworejo24.com — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purworejo terus memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat paling bawah.

Penguatan struktur tersebut dilakukan melalui Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musanran) di gedung KPN Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo pada Selasa (8/9/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari konsolidasi internal partai itu diarahkan untuk memastikan seluruh struktur organisasi dapat bekerja secara efektif, solid, dan bergerak bersama menghadapi agenda politik tahun 2029 mendatang.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, mengatakan pembentukan struktur hingga tingkat ranting dan anak ranting merupakan bagian penting dalam membangun kekuatan partai.

Menurut Dion, partai tidak cukup hanya memiliki kepengurusan di tingkat kabupaten atau kecamatan. Mesin partai harus benar-benar bergerak hingga tingkat desa dan lingkungan masyarakat.

Kita membentuk mesin partai. Semoga semua bisa menggerakkan, bisa memenangkan semua pemilihan,” ujar Dion.

Ia menegaskan, konsolidasi organisasi harus diikuti dengan komitmen seluruh kader untuk menjaga soliditas dan memperkuat kerja-kerja politik di tengah masyarakat.

Dion juga mengajak para kader untuk memiliki loyalitas dan keberanian dalam memperjuangkan kepentingan partai sekaligus kepentingan masyarakat.

Hari ini membela PDIP berarti kita juga membela kaum marhaen,” katanya.

Dion yang kembali dipercaya memimpin DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purworejo periode 2025-2030 sebelumnya juga menekankan pentingnya penataan struktur partai sebagai bagian dari proses reorganisasi dan regenerasi.

Menurut dia, kekuatan PDI Perjuangan salah satunya terletak pada struktur organisasi yang menjangkau hingga tingkat desa. Karena itu, kepengurusan yang telah terbentuk harus benar-benar dijaga dan diaktifkan.

Dalam konsolidasi di Kecamatan Bagelen, struktur organisasi yang menjadi bagian pembahasan mencakup ranting dan anak ranting.

Berdasarkan data yang disampaikan, terdapat 17 ranting dengan masing-masing kepengurusan berjumlah tujuh orang. Sementara itu, terdapat 79 anak ranting dengan masing-masing kepengurusan berjumlah lima orang dan

Adapun struktur PAC disebut berjumlah 11 orang.

Dengan komposisi tersebut, konsolidasi tidak hanya bertujuan mengisi struktur organisasi, tetapi juga memastikan setiap jajaran memahami tugas dan tanggung jawabnya.

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purworejo, Drs Subeno, menekankan pentingnya kerja bersama setelah struktur kepengurusan terbentuk.

Setelah struktur terbentuk, yang paling penting adalah bagaimana seluruh pengurus bisa bekerja bersama, menjaga kekompakan, dan menjalankan tugas organisasi sampai ke tingkat bawah,” ujar Subeno.

Ia menilai keberadaan ranting dan anak ranting menjadi ujung tombak organisasi karena bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Menurut Subeno, struktur tersebut harus menjadi kekuatan nyata, bukan sekadar nama dalam susunan kepengurusan.

Pengurus harus hadir di tengah masyarakat. Jangan hanya bergerak ketika ada pemilihan, tetapi harus terus menjalankan kerja organisasi dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” katanya.

Konsolidasi di Bagelen juga menjadi bagian dari persiapan PDI Perjuangan menghadapi agenda politik mendatang. DPC PDI Perjuangan Purworejo sebelumnya telah menyelesaikan proses Musyawarah Anak Cabang (Musancab) dan melanjutkan penataan organisasi sampai tingkat ranting serta anak ranting.


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.