Wisata

Inovasi Dolan Purworejo 2026 dan Si Pesona Diluncurkan, Layanan Wisata hingga Sewa GOR Kini Makin Digital

1
×

Inovasi Dolan Purworejo 2026 dan Si Pesona Diluncurkan, Layanan Wisata hingga Sewa GOR Kini Makin Digital

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Promosi Pariwisata, Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinporapar Purworejo, Neira Anjar Pujisusilo, kenalkan inovasi baru Dolan Purworejo 2026
Kepala Bidang Promosi Pariwisata, Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinporapar Purworejo, Neira Anjar Pujisusilo, kenalkan inovasi baru Dolan Purworejo 2026

PURWOREJO, purworejo24.com– Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo meluncurkan dua inovasi pelayanan pada semester II 2026.

Dua inovasi tersebut yakni Dolan Purworejo 2026 untuk memperkuat promosi dan informasi pariwisata, serta Si Pesona yang memudahkan masyarakat memesan sarana dan prasarana olahraga maupun Gedung Ganesha secara digital.

Kepala Bidang Promosi Pariwisata, Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinporapar Purworejo, Neira Anjar Pujisusilo, mengatakan kedua inovasi tersebut dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah daerah.

Di semester kedua tahun 2026 ini kami meluncurkan dua aplikasi inovasi. Yang pertama Dolan Purworejo 2026, yang merupakan pembaruan dari website Dulan Purworejo sebelumnya. Kemudian yang kedua Si Pesona, yang memudahkan calon pengguna jasa sarana dan prasarana olahraga serta Gedung Ganesha,” kata Neira, Rabu (23/9/2026)

Menurutnya, pembaruan Dolan Purworejo 2026 dilakukan karena platform sebelumnya yang diluncurkan sekitar 2023 sudah membutuhkan penyegaran. Jika sebelumnya website lebih banyak berfungsi sebagai media informasi yang dikelola dinas, versi terbaru kini dibangun dengan pendekatan kolaboratif.

Dolan Purworejo 2026 tidak hanya mengandalkan konten dari Dinporapar. Para pelaku industri pariwisata juga diberi ruang untuk ikut mengisi dan memperkaya informasi di dalamnya.

Kami merangkul teman-teman pelaku pariwisata untuk ikut membangun, mengisi dan melengkapi konten di website ini. Jadi kontributornya bukan hanya kami dari dinas,” ujarnya.

Kolaborasi tersebut melibatkan sejumlah unsur, antara lain Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), pengelola desa wisata, pengusaha biro perjalanan dan travel, hingga konten kreator.

Para kontributor nantinya dapat memiliki akun untuk mengunggah konten, mulai dari narasi, foto hingga video. Konten tersebut diharapkan memberikan sudut pandang yang lebih beragam mengenai destinasi wisata di Purworejo.

Harapannya website ini berkembang lebih variatif dan objektif karena sudut pandangnya tidak hanya kami sebagai dinas, tetapi teman-teman pelaku pariwisata juga ikut menambahkan konten terbaru,” jelas Neira.

Konsep tersebut juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi destinasi wisata secara lebih dinamis, baik destinasi yang dikelola pemerintah, desa, swasta maupun perseorangan.

Website Dolan Purworejo 2026 dapat diakses melalui https://berdigital.my.id/dolan/. Saat ini Dinporapar masih melakukan masa transisi dari platform sebelumnya menuju versi 2026.

Selain Dolan Purworejo 2026, inovasi kedua yang diperkenalkan adalah Si Pesona, yakni sistem digital untuk pemesanan sarana dan prasarana olahraga serta Gedung Ganesha.

Sebelum adanya Si Pesona, masyarakat yang hendak menggunakan Gedung Ganesha maupun GOR Sarwo Edhie Wibowo harus melakukan pemesanan secara manual dengan mendatangi petugas untuk memastikan ketersediaan jadwal.

Melalui Si Pesona, calon pengguna dapat melihat tanggal dan jam yang masih tersedia, melakukan pemesanan, memperoleh kode pembayaran, hingga melakukan pembayaran secara lebih praktis.

Kalau sebelumnya masyarakat harus menemui petugas, mencari tanggal yang kosong, kemudian dicatat dan baru muncul tagihan pembayaran. Dengan aplikasi ini masyarakat bisa langsung memilih tanggal dan waktu yang diinginkan,” terang Neira.

Sistem tersebut juga dirancang agar pembayaran langsung masuk ke kas daerah. Untuk penggunaan Gedung Ganesha, sistem sewa dilakukan berdasarkan hari, sedangkan penggunaan GOR dapat dilakukan berdasarkan jam karena memungkinkan digunakan secara bergantian oleh beberapa pengguna.

Tarif penggunaan sarana dan prasarana tersebut telah ditetapkan berdasarkan peraturan daerah, sehingga proses pembayaran melalui sistem digital tetap mengikuti ketentuan resmi pemerintah daerah.

Dinporapar berharap digitalisasi tersebut tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat, tetapi juga meningkatkan efektivitas pengelolaan sarana dan prasarana sekaligus mengoptimalkan potensi pendapatan daerah.

Neira menambahkan, kedua inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Purworejo mendorong budaya inovasi di lingkungan perangkat daerah.
Inovasi, kata dia, tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk aplikasi atau website.

Penyederhanaan birokrasi dan mekanisme pelayanan yang membuat masyarakat lebih mudah memperoleh layanan juga merupakan bentuk inovasi.

Harapannya dengan inovasi-inovasi ini, Purworejo semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Inovasi tidak harus selalu berupa aplikasi atau website, tetapi bisa juga berupa penyederhanaan birokrasi dan layanan sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan apa yang mereka butuhkan,” harapnya.

Ke depan, Dinporapar juga menyiapkan pengembangan akses Dolan Purworejo dalam bentuk aplikasi Android. Selain mengupayakan kehadiran di Google Play Store, versi APK juga disiapkan agar masyarakat dapat mengakses platform tersebut melalui perangkat Android. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.