Wisata

Bidik Pasar India, BPOB Gandeng Influencer Promosikan Destinasi Wisata Yogyakarta dan Jawa Tengah

1
×

Bidik Pasar India, BPOB Gandeng Influencer Promosikan Destinasi Wisata Yogyakarta dan Jawa Tengah

Sebarkan artikel ini
Foto bersama
Foto bersama

YOGYAKARTA, purworejo24.com – Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) memperkuat promosi pariwisata Indonesia ke pasar internasional, khususnya India, melalui kolaborasi dengan sejumlah influencer mancanegara. Strategi ini dilakukan untuk memperluas jangkauan promosi sekaligus menarik minat wisatawan India berkunjung ke Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Bekerja sama dengan AirAsia, pemerintah daerah, Loman Park Hotel Yogyakarta, serta InJourney (InJourney Airports dan InJourney Destination Management), BPOB menggelar program pengenalan destinasi wisata pada 2–6 November 2026 dengan melibatkan sejumlah Key Opinion Leaders (KOL) asal India.

Dalam kegiatan tersebut, para influencer diajak mengeksplorasi destinasi unggulan, kekayaan budaya, serta kuliner khas Yogyakarta dan Jawa Tengah. Pengalaman perjalanan itu selanjutnya dikemas dalam konten digital untuk menjangkau masyarakat India melalui berbagai platform media sosial.

Direktur Destinasi Pariwisata BPOB, Neysa Amelia, mengatakan India merupakan salah satu pasar potensial yang perlu terus digarap melalui strategi promosi kreatif dan kolaboratif.

“Melalui kolaborasi dengan para influencer, kami ingin menghadirkan pengalaman langsung mengenai kekayaan destinasi Yogyakarta dan Jawa Tengah yang kemudian dapat dibagikan kepada audiens yang lebih luas. Pendekatan ini diharapkan mampu membangun ketertarikan wisatawan sejak mereka mengenal destinasi melalui platform digital,” ujarnya.

Program tersebut juga menjadi tindak lanjut momentum kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri India Narendra Modi ke Candi Prambanan pada 8 Juli 2026. Sebelumnya, Kementerian Pariwisata juga telah menggelar Familiarization Trip (Fam Trip) bagi pelaku industri perjalanan India ke Candi Borobudur dan Prambanan pada Agustus 2026.

Sejumlah destinasi yang dikunjungi para influencer meliputi Candi Prambanan, Keraton Ratu Boko, pertunjukan Sendratari Ramayana, Borobudur Highland, Candi Borobudur, Keraton Yogyakarta, Desa Wisata Nglanggeran, hingga Pantai Drini di Gunungkidul.

Mereka juga diajak mengenal kekayaan kuliner lokal, seperti gudeg, bakmi Jawa, dan bakpia sebagai bagian dari pengalaman wisata yang ditawarkan.

Potensi pasar India semakin menjanjikan. Data kunjungan wisatawan mancanegara menunjukkan jumlah wisatawan India ke Indonesia meningkat dari 606.439 kunjungan pada 2023 menjadi 734.490 kunjungan pada 2025. Sementara sepanjang Januari–Agustus 2026, jumlahnya telah mencapai 477.516 kunjungan.

Dari sisi aksesibilitas, AirAsia turut mendukung pengembangan pasar tersebut dengan memfasilitasi 10 rute penerbangan dari berbagai kota di India menuju Yogyakarta International Airport (YIA) dan Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang melalui Kuala Lumpur.

Neysa berharap kolaborasi promosi dan dukungan konektivitas udara tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara.

“Promosi pariwisata perlu dilakukan secara kolaboratif dan berkelanjutan. Kami berharap keterlibatan para influencer dapat memperluas eksposur destinasi sekaligus mendorong minat kunjungan wisatawan India,” tambahnya.

Melalui strategi promosi berbasis pengalaman dan pemasaran digital ini, BPOB berupaya memperkuat posisi Yogyakarta dan Jawa Tengah sebagai destinasi unggulan Indonesia sekaligus memperluas penetrasi pasar pariwisata internasional.


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.