PURWOREJO, purworejo24.com – Penguatan identitas produk dan pemanfaatan pemasaran digital menjadi langkah penting bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan daya saing di tengah perkembangan industri pariwisata. Hal inilah yang didorong Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) melalui pendampingan usaha pariwisata bagi pelaku usaha di desa penyangga Zona Otorita Borobudur.
Kegiatan Pendampingan Usaha Pariwisata Bidang Kuliner, Kriya, Fashion, dan Eduwisata tersebut dilaksanakan pada Oktober 2026 dengan mengusung tema “Penguatan Kapasitas Usaha melalui Identitas Produk, Storytelling, dan Digital Marketing”.
Program ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan fasilitasi dan pendampingan usaha pariwisata yang telah berlangsung pada 8–9 Oktober 2026. Pada tahap lanjutan ini, peserta didorong untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh guna memperkuat karakter produk, menyusun cerita yang menarik, serta mengoptimalkan pemasaran melalui kanal digital.
Plt. Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan BPOB, Novita Dwihapsari, mengatakan pendampingan menjadi bagian penting untuk memastikan materi yang diberikan tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam pengembangan usaha.
“Pendampingan ini menjadi tahap penting agar pengetahuan yang telah diperoleh sebelumnya dapat diterapkan secara nyata dalam pengembangan usaha masing-masing. Peserta tidak hanya memahami materi, tetapi juga didorong untuk memperkuat identitas produk, menyusun storytelling, dan mengoptimalkan pemasaran digital sesuai dengan kondisi usahanya,” ujar Novita.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai identitas produk, branding, keunggulan produk, penyusunan cerita produk, hingga pemanfaatan pemasaran digital. Materi disampaikan melalui kombinasi pembelajaran, diskusi, dan praktik agar peserta dapat menyesuaikan strategi pengembangan dengan karakteristik usaha masing-masing.
Narasumber dari Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) AMPTA Yogyakarta, Dr. I Putu Hardani Hesti Duari, S.St., M.MPar., menekankan bahwa identitas produk yang kuat merupakan salah satu faktor penting untuk membangun pengenalan dan kepercayaan konsumen.
“Citra, brand, dan story akan selalu menyertai sebuah produk. Branding membantu pelaku usaha mengenali karakter produknya sendiri sekaligus memahami pesaing dan segmen pasar yang dituju. Karena itu, branding tidak berhenti pada logo, merek, atau desain kemasan, tetapi juga bagaimana membangun identitas produk yang kuat dan menciptakan alasan bagi konsumen untuk melakukan pembelian ulang,” ungkap Putu.
Menurutnya, kemampuan mengomunikasikan keunikan produk melalui cerita yang menarik dapat menjadi nilai tambah bagi pelaku usaha. Apalagi, produk lokal yang memiliki keterkaitan dengan potensi, budaya, dan karakteristik wilayah berpeluang menjadi bagian dari pengalaman wisata yang ditawarkan kepada pengunjung.
Selain memperkuat identitas produk, pemanfaatan pemasaran digital juga menjadi perhatian dalam pendampingan tersebut. Melalui kanal digital, pelaku usaha diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar, memperkenalkan keunggulan produk, serta membangun komunikasi yang lebih efektif dengan calon konsumen.
Pendampingan ini sekaligus menjadi sarana bagi BPOB untuk mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan yang dihadapi pelaku usaha. Hasil identifikasi tersebut dapat menjadi dasar dalam merancang program pendampingan lanjutan yang lebih sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Melalui program ini, BPOB berupaya mendorong pelaku usaha di desa penyangga Zona Otorita Borobudur agar mampu mengembangkan potensi lokal menjadi produk dan layanan pariwisata yang memiliki identitas kuat, bernilai tambah, dan berdaya saing.
Penguatan kapasitas usaha tersebut diharapkan tidak hanya mendukung perkembangan industri pariwisata di kawasan Borobudur, tetapi juga memperluas keterlibatan masyarakat dalam ekosistem pariwisata. Dengan demikian, potensi usaha lokal dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









