Pendidikan

Purworejo Jadi Tuan Rumah MAPSI SD Jateng 2026, 1.190 Peserta Siap Berlaga

1
×

Purworejo Jadi Tuan Rumah MAPSI SD Jateng 2026, 1.190 Peserta Siap Berlaga

Sebarkan artikel ini
Dwi Yuwono
Dwi Yuwono

PURWOREJO, purworejo24.com – Kabupaten Purworejo bersiap menjadi tuan rumah Musabaqah dan Prestasi Pendidikan Agama Islam (MAPSI) Sekolah Dasar (SD) tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026. Sebanyak 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah akan ambil bagian dalam ajang yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 13–15 November 2026.

Persiapan penyelenggaraan terus dimatangkan oleh Pemerintah Kabupaten Purworejo bersama Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Provinsi Jawa Tengah. Selain memastikan kesiapan lokasi dan kepanitiaan, Purworejo juga membidik prestasi sebagai tuan rumah dengan target meraih juara umum.

Kepala Bidang Pengembangan Kurikulum Bahasa dan Sastra (PKBS) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Dwi Yuwono, mengatakan koordinasi awal dengan pengurus KKG PAI Provinsi Jawa Tengah telah dilakukan pada 17 September 2026.

“Alhamdulillah sudah diperoleh kesepakatan. Insyaallah kegiatan dilaksanakan tanggal 13, 14, dan 15 November di Kabupaten Purworejo,” kata Dwi, Senin (5/10/2026).

Sejumlah lokasi disiapkan untuk mendukung pelaksanaan lomba, di antaranya Pendopo Kabupaten Purworejo, SMA Negeri 7 Purworejo, SMP Negeri 1 Purworejo, dan UMP Sucen. Lokasi alternatif juga disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan peserta dan aktivitas lomba.

MAPSI SD tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026 diperkirakan diikuti sekitar 1.190 peserta, belum termasuk pendamping, juri, panitia, dan rombongan lainnya. Mereka akan datang dari 35 kabupaten/kota dengan membawa wakil terbaik dari masing-masing daerah.

Terdapat 13 cabang lomba yang dipertandingkan dalam kategori putra dan putri. Untuk menjamin objektivitas dan kualitas penilaian, juri berasal dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah sesuai kompetensi masing-masing.

“Juri dari setiap kabupaten ada. Kami memang meratakan, setiap kabupaten mengirim juri yang berkompeten. Jadi tidak hanya dari Purworejo, tetapi dari seluruh Jawa Tengah,” jelas Dwi.

Sebagai tuan rumah, Purworejo tidak ingin hanya sukses dalam penyelenggaraan. Prestasi juga menjadi target yang ingin diwujudkan. Sejumlah peserta yang sebelumnya berhasil menjadi juara pertama dalam MAPSI tingkat Kabupaten Purworejo kini dipersiapkan untuk menghadapi persaingan di tingkat provinsi.

“Kami mumpung masih ada waktu sekitar satu setengah bulan, jadi kami beri bekal untuk persiapan ketika maju di tingkat provinsi,” ujarnya.

Dwi optimistis para peserta Purworejo mampu bersaing dengan kontingen terbaik dari 34 kabupaten/kota lainnya.

“Harapan kami bisa menjadi juara satu atau bahkan juara umum dari 13 cabang lomba. Mudah-mudahan bisa tercapai karena sebagai tuan rumah ada motivasi tersendiri,” katanya.

Tak hanya mempersiapkan venue pertandingan, Pemkab Purworejo juga memberikan perhatian terhadap kenyamanan para kontingen. Sebanyak 28 titik pemondokan disiapkan bagi peserta dan pendamping, baik dari luar daerah maupun dari Purworejo. Fasilitas pemondokan tersebut diberikan secara gratis.

“Pendamping dan peserta luar kota maupun dalam kota akan difasilitasi pemondokan gratis karena sebagai tuan rumah wajib menerima tamu dengan baik,” jelas Dwi.

Kehadiran ribuan peserta dan pendamping dari berbagai daerah juga diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Pelaksanaan MAPSI diproyeksikan turut menggerakkan sektor kuliner, penginapan, transportasi, serta UMKM lokal.

Sejumlah perlombaan yang bersifat terbuka juga dapat disaksikan masyarakat. Momentum tersebut diharapkan menjadi ruang bagi pelaku UMKM Purworejo untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk unggulannya kepada peserta dan tamu dari berbagai daerah.

Dwi menegaskan koordinasi lintas pihak terus dilakukan agar pelaksanaan MAPSI berjalan tertib dan lancar, mulai dari kedatangan kontingen, pelaksanaan lomba hingga kepulangan peserta.

“Kami mohon dukungan dari teman-teman panitia dan semua pihak agar kami bisa melaksanakan tugas dengan baik dan kegiatan juga berjalan dengan lancar,” ujarnya.

MAPSI SD tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026 menjadi momentum penting bagi Purworejo karena untuk pertama kalinya daerah ini dipercaya menjadi tuan rumah. Kesuksesan penyelenggaraan sekaligus prestasi kontingen Purworejo menjadi dua target yang kini dipersiapkan secara bersamaan.

Dengan melibatkan ribuan peserta dari seluruh Jawa Tengah, MAPSI diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi pendidikan agama Islam bagi pelajar SD, tetapi juga menjadi ruang memperkuat silaturahmi, pembinaan karakter, serta mengenalkan potensi Kabupaten Purworejo kepada masyarakat Jawa Tengah. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.