Wisata

BPOB Ajak Purworejo Perkuat Sinergi, Borobudur Highland Didorong Jadi Pengungkit Ekonomi Wisata

4
×

BPOB Ajak Purworejo Perkuat Sinergi, Borobudur Highland Didorong Jadi Pengungkit Ekonomi Wisata

Sebarkan artikel ini
Saat kegiatan
Saat kegiatan

PURWOREJO, purworejo24.com – Pengembangan Borobudur Highland dinilai memiliki potensi strategis untuk memperkuat sektor pariwisata Kabupaten Purworejo. Untuk mengoptimalkan peluang tersebut, Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) mendorong sinergi pemerintah daerah, pelaku usaha pariwisata, komunitas, dan masyarakat agar pengembangan destinasi berjalan terpadu serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

Hal itu disampaikan Plt. Direktur Utama BPOB, Yusuf Hartanto, saat menjadi narasumber dalam forum Critical Voice Point atau Forum Komunikasi Dengar Aspirasi Publik bertema “Peningkatan Pariwisata di Kabupaten Purworejo”, yang diselenggarakan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Purworejo di Pendopo Agung Kabupaten Purworejo, Senin (12/10/2026).

Yusuf menjelaskan, pengembangan Borobudur Highland diharapkan dapat memperkuat daya tarik wisata Purworejo sekaligus membangun keterhubungan antardestinasi. Dengan demikian, potensi wisata yang tersebar di berbagai wilayah dapat dikembangkan sebagai satu ekosistem pariwisata yang saling mendukung.

“Sinergi pemerintah daerah, pelaku usaha, pengelola destinasi, komunitas, dan masyarakat diperlukan agar potensi pariwisata daerah dapat dikembangkan secara terpadu dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting agar pengembangan kawasan tidak berjalan sendiri, tetapi mampu menciptakan keterkaitan dengan destinasi wisata lain serta potensi ekonomi lokal di sekitarnya.

Salah satu fasilitas wisata yang telah hadir di kawasan Borobudur Highland adalah De’Loano Glamping. Berada di kawasan Perbukitan Menoreh, destinasi ini menawarkan pengalaman menginap dengan suasana alam sekaligus menjadi bagian dari pengembangan wisata berbasis alam di Purworejo.

Keberadaan De’Loano Glamping juga membuka peluang pengembangan produk wisata yang terintegrasi dengan potensi lokal, termasuk desa wisata, produk ekonomi kreatif, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selain pengembangan kawasan dan fasilitas wisata, BPOB menilai strategi promosi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital juga diperlukan untuk meningkatkan daya saing pariwisata Purworejo.

Pemanfaatan media digital dapat memperluas jangkauan informasi destinasi, memperkuat identitas pariwisata daerah, serta membantu menarik minat wisatawan. Promosi tersebut perlu didukung dengan peningkatan kualitas pelayanan dan pengembangan produk wisata yang sesuai dengan potensi serta karakteristik lokal.

Di sisi lain, pemberdayaan masyarakat harus menjadi bagian penting dalam pengembangan pariwisata. Pelibatan masyarakat, penguatan desa wisata, serta peningkatan kapasitas pelaku UMKM dan ekonomi kreatif diharapkan dapat membuka peluang usaha dan memperluas manfaat ekonomi dari aktivitas wisata.

Dengan pendekatan tersebut, keberhasilan pengembangan pariwisata tidak hanya diukur dari peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat lokal memperoleh manfaat dan kesempatan untuk berkembang.

Forum Critical Voice Point menjadi ruang komunikasi antara pemerintah dan masyarakat untuk menyerap aspirasi, mengidentifikasi tantangan, serta membahas peluang pengembangan pariwisata Kabupaten Purworejo.

Melalui forum ini, diharapkan terbangun kesamaan pandangan mengenai langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan untuk mengoptimalkan potensi wisata daerah, mulai dari pengembangan destinasi, promosi, peningkatan kualitas layanan, hingga penguatan keterlibatan masyarakat.

BPOB berharap kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Purworejo dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat. Dengan sinergi yang berkelanjutan, pengembangan Borobudur Highland diharapkan berjalan seiring dengan pertumbuhan destinasi wisata lain di Purworejo.

Pada akhirnya, keterhubungan antardestinasi dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci untuk membangun ekosistem pariwisata yang semakin berdaya saing, berkelanjutan, dan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah.


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.