Sosial

Polres Purworejo Gerakkan Bhabinkamtibmas Cari Anak dengan CTEV, Perkuat Sinergi Penanganan Sejak Dini

1
×

Polres Purworejo Gerakkan Bhabinkamtibmas Cari Anak dengan CTEV, Perkuat Sinergi Penanganan Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
Foto bersama
Foto bersama

PURWOREJO, purworejo24.com — Kepolisian Resor (Polres) Purworejo memperkuat komitmennya dalam misi kemanusiaan membantu anak-anak yang lahir dengan kelainan kaki bawaan atau Congenital Talipes Equinovarus (CTEV).

Upaya tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Kabupaten Purworejo Peduli CTEV” yang digelar di Auditorium Tribrata Polres Purworejo, Rabu (19/8/2026) sore.

Kegiatan dipimpin Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra melalui Wakapolres Purworejo Kompol Nana Edi Sugito. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat utama Polres Purworejo, Kasidokes beserta anggota, Kasat Binmas, KBO Satbinmas, Kanit Bhabinkamtibmas, serta seluruh Bhabinkamtibmas dari polsek jajaran.

Sosialisasi juga melibatkan berbagai unsur layanan kesehatan. Di antaranya Direktur RSUD dr. Tjitrowardojo, Direktur RS PKU Muhammadiyah Kutoarjo, Direktur RS Aisyiyah Purworejo, serta koordinator bidan puskesmas se-Kabupaten Purworejo.

Dalam arahannya, Kompol Nana Edi Sugito menekankan pentingnya keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas untuk membantu menemukan anak-anak yang mengalami CTEV di wilayah masing-masing.

Menurutnya, Bhabinkamtibmas memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat hingga tingkat desa, dusun, RT, dan RW. Dengan jaringan tersebut, proses deteksi anak dengan CTEV diharapkan dapat dilakukan secara lebih luas dan cepat.

Seluruh Bhabinkamtibmas di Purworejo menjadi ujung tombak dalam membantu menemukan anak-anak yang mengalami kelainan kaki bawaan lahir,” tegas Kompol Nana Edi Sugito.

Ia menjelaskan, langkah tersebut sejalan dengan arahan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo agar anak-anak yang lahir dengan CTEV dapat segera ditemukan dan mendapatkan penanganan sedini mungkin.

Deteksi dan penanganan sejak awal menjadi penting karena kondisi tersebut membutuhkan perhatian medis agar anak memperoleh kesempatan terbaik untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.

Pola penelusuran melalui Bhabinkamtibmas ini juga mengadopsi pengalaman Polda Jawa Tengah dalam program pencarian penderita tuberkulosis (TBC). Pendekatan berbasis masyarakat dinilai dapat membantu memperluas jangkauan penemuan kasus yang selama ini mungkin belum teridentifikasi.

Program Purworejo Peduli CTEV” tidak hanya mengandalkan kepolisian. Penanganannya dirancang melalui kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Muhammadiyah, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.

Melalui sinergi tersebut, penanganan CTEV diharapkan berlangsung secara menyeluruh. Bhabinkamtibmas berperan membantu deteksi awal di masyarakat, sekaligus memberikan informasi kepada keluarga untuk selanjutnya diarahkan memperoleh layanan kesehatan yang sesuai.

Selain aspek medis, dukungan edukasi, pendampingan psikososial, dan penguatan moril bagi keluarga juga menjadi bagian penting dalam program tersebut.

Polres Purworejo berharap gerakan bersama ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengenali CTEV sejak dini. Dengan semakin banyak kasus yang ditemukan dan ditangani secara tepat, peluang anak-anak untuk mendapatkan penanganan yang optimal juga semakin besar.

Program ini sekaligus menunjukkan bahwa peran kepolisian tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dapat hadir dalam upaya kemanusiaan melalui kolaborasi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya anak-anak di Kabupaten Purworejo.


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.