Sosial

Tak Gunakan Dana Desa, Warga Jogoboyo Patungan Bangun Gudang Gerabah Dibantu DPRD

21
×

Tak Gunakan Dana Desa, Warga Jogoboyo Patungan Bangun Gudang Gerabah Dibantu DPRD

Sebarkan artikel ini
Gedung yang dibangun warga
Gedung yang dibangun warga

PURWOREJO, purworejo24.com – Warga Desa Jogoboyo, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, bergotong royong membangun gedung untuk menampung berbagai perlengkapan gerabah milik RT 01 dan RT 02.

Pembangunan gedung berukuran 5 meter × 7 meter tersebut dilakukan secara swadaya. Warga mengumpulkan iuran sesuai kemampuan masing-masing untuk membiayai pembangunan.

Ketua RT 01 Sudartomo, mengatakan pembangunan gedung tersebut murni berasal dari swadaya masyarakat dan tidak menggunakan dana desa. Warga iuran berdasarkan kemampuan untuk mewujudkan bangunan publik tersebut.

Ini murni swadaya masyarakat. Iuran warga, kita lihat kemampuannya karena tidak sama,” kata Sudartomo pada Selasa (22/9/2026)

Menurut dia, pembangunan gedung tersebut dilakukan karena warga membutuhkan tempat khusus untuk menyimpan berbagai perlengkapan yang selama ini digunakan untuk kebutuhan RT.

Gedung itu nantinya digunakan untuk menyimpan gerabah dan perlengkapan seperti meja, kursi, serta berbagai kebutuhan RT yang berada di RT 01 dan RT 02.

Untuk menyimpan gerabah-gerabah yang ada di RT 01 dan RT 02, khususnya meja, kursi, dan lain sebagainya, kebutuhan RT,” ujarnya.

Sudartomo menuturkan, semangat gotong royong warga menjadi salah satu faktor utama pembangunan gedung tersebut dapat berjalan.

Sejak awal pembangunan hingga proses pengerjaan berlangsung, warga turut terlibat dalam kegiatan tersebut. Selain iuran warga, terdapat pula bantuan dari sejumlah pihak untuk mendukung penyelesaian bangunan.

Ada sumbangan-sumbangan dari Pak Kades, ada sumbangan dari Pak anggota dewan pak Subeno,” kata dia.

Sudartomo mengatakan, pembangunan gedung tersebut telah berlangsung sekitar 16 hari. Warga menargetkan bangunan dapat segera diselesaikan agar bisa digunakan sesuai fungsinya.

Namun, waktu penyelesaian pembangunan bergantung pada ketersediaan dana yang terkumpul dari swadaya masyarakat.

Kalau kita menunggu istilahnya sehabisnya dana saja. Dana saja, karena anggaran ini kita kurang, ya secukupnya anggaran saja,” ujarnya.

Menurut Sudartomo, warga tidak memaksakan pembangunan harus selesai dalam waktu tertentu. Yang terpenting, bangunan tersebut nantinya dapat berdiri dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.

Dia berharap keberadaan gedung tersebut dapat membuat berbagai perlengkapan milik RT 01 dan RT 02 tersimpan lebih rapi dan tertata.

Harapan saya dengan adanya bangunan ini, semua gerabah yang ada di RT 01 dan RT 02 itu bisa tertata dengan baik,” kata Sudartomo.

Warga lainnya, Purnomo saat ditemui di sela-sela kerjabakti mengatakan, dalam proses pembangunan, warga juga mendapatkan bantuan dari sejumlah pihak, salah satunya dari Drs Subeno atau yang disebut warga sebagai Mbah Beno.

Purnomo menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan untuk mendukung pembangunan gedung tersebut.

Saya mengucapkan terima kasih sekali kepada Bapak Beno yang telah memberikan bantuan. Semoga ke depannya bisa lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat Pedukuhan Kauman khususnya,” ujar Purnomo. (P24/byu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.