PURWOREJO, purworejo24.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Purworejo dan Kejaksaan Negeri Purworejo. Kolaborasi lintas instansi tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan pelayanan publik, kepastian pengelolaan aset, hingga pengembangan transportasi perkeretaapian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Penguatan koordinasi tersebut dilakukan melalui audiensi antara KAI Daop 5 Purwokerto, Pemkab Purworejo, dan Kejaksaan Negeri Purworejo yang berlangsung di Purwokerto, Rabu (5/8/2026).
Audiensi dihadiri Vice President KAI Daop 5 Purwokerto Rangga Putra Maulana beserta jajaran, Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi beserta jajaran, serta Kepala Kejaksaan Negeri Purworejo Widi Trismono beserta jajaran.
Pertemuan tersebut menjadi forum strategis untuk menyamakan langkah dan memperkuat komunikasi antarlembaga, terutama dalam berbagai hal yang berkaitan langsung maupun tidak langsung dengan kepentingan masyarakat.
Vice President KAI Daop 5 Purwokerto, Rangga Putra Maulana, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama yang selama ini terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Purworejo maupun Kejaksaan Negeri Purworejo.
Menurutnya, sinergi yang baik menjadi modal penting untuk memastikan pelayanan KAI kepada masyarakat terus berkembang. Selain pelayanan, komunikasi lintas instansi juga diperlukan dalam mendukung pengelolaan aset perusahaan agar berjalan tertib dan memiliki kepastian.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan selama ini. Sinergi yang baik ini menjadi modal penting untuk bersama-sama menghadirkan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat. KAI berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dan koordinasi, termasuk dalam pengelolaan aset,” ujar Rangga.
Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi menegaskan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah dan KAI. Menurutnya, keberadaan transportasi perkeretaapian serta berbagai fasilitas yang berkaitan dengan perkeretaapian memiliki keterkaitan dengan kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.
Karena itu, sejumlah persoalan yang membutuhkan penanganan bersama, termasuk terkait aset, perlu diselesaikan melalui komunikasi yang terbuka dan kerja sama antarlembaga.
“Kolaborasi yang erat antara Pemerintah Kabupaten Purworejo dan KAI diharapkan mampu menghasilkan solusi yang saling menguntungkan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Dion.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Purworejo Widi Trismono menilai audiensi tersebut menjadi langkah positif untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antarlembaga.
Menurutnya, kolaborasi diperlukan untuk mendukung berbagai kepentingan publik, termasuk peningkatan pelayanan dan fasilitas umum. Sinergi yang terbangun diharapkan dapat terus dipelihara dan dikembangkan sehingga penyelesaian berbagai persoalan dapat dilakukan secara efektif serta sesuai dengan ketentuan.
“Kolaborasi yang baik akan memperkuat upaya kita dalam mendukung peningkatan pelayanan, khususnya yang berkaitan dengan fasilitas umum. Kami berharap sinergi ini terus terjaga dan semakin ditingkatkan demi kepentingan masyarakat,” ujar Widi.
Audiensi tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo, Asisten II Sekretariat Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Purworejo, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Purworejo, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo, serta Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejaksaan Negeri Purworejo.
Kehadiran unsur pemerintah daerah dan kejaksaan dalam pertemuan tersebut memperlihatkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mendukung pengelolaan aset, pembangunan, pelayanan publik, serta keberlanjutan transportasi perkeretaapian.
KAI Daop 5 Purwokerto berharap sinergi dengan Pemkab Purworejo dan Kejaksaan Negeri Purworejo dapat terus diperkuat. Dengan komunikasi yang semakin solid, berbagai program strategis diharapkan dapat berjalan lebih efektif, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan, pengelolaan aset, hingga pengembangan transportasi perkeretaapian.
Pada akhirnya, kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada koordinasi antarlembaga, tetapi mampu bermuara pada satu tujuan utama, yakni menghadirkan pelayanan publik dan pembangunan yang semakin memberikan manfaat bagi masyarakat Purworejo. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









