BRUNO, purworejo24.com – Sebelum alat kerja bergerak dan aktivitas pembangunan dimulai, seluruh personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo terlebih dahulu berkumpul dalam apel pagi di lokasi TMMD, Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Selasa (4/8/2026).
Apel pagi menjadi bagian penting sebelum personel terjun mengerjakan berbagai sasaran fisik TMMD. Kegiatan tersebut diikuti anggota Satgas, personel Polri, serta warga yang turut bergotong royong dalam pembangunan.
Bukan sekadar rutinitas, apel pagi dimanfaatkan sebagai sarana pengecekan kesiapan personel, pembagian tugas, penyampaian rencana kerja, sekaligus memastikan seluruh kegiatan di lapangan dapat dilaksanakan secara terkoordinasi.
Danramil 10 Bruno, Kapten Inf Eko Setiawan, mengatakan apel pagi menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh unsur yang terlibat memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sebelum pekerjaan dimulai.
“Apel pagi ini merupakan langkah awal untuk memastikan seluruh personel dalam kondisi siap melaksanakan tugas. Selain mengecek kehadiran personel, kami juga menyampaikan pembagian tugas dan rencana pekerjaan sehingga pelaksanaan sasaran fisik dapat berjalan efektif, aman, dan sesuai target yang telah ditentukan,” ujar Kapten Inf Eko Setiawan.
Menurutnya, koordinasi sejak awal sangat diperlukan mengingat pengerjaan sasaran fisik melibatkan banyak pihak. TNI, Polri, dan masyarakat harus bekerja dalam satu koordinasi agar setiap pekerjaan dapat berlangsung tertib dan saling mendukung.
Selain kesiapan teknis, faktor keselamatan juga menjadi perhatian. Seluruh personel dan warga yang terlibat diingatkan untuk menjaga disiplin, memperhatikan kondisi lingkungan kerja, serta mengutamakan keamanan selama melaksanakan pekerjaan.
“Dengan diawali apel pagi, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo dapat terlaksana secara optimal. Sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat menjadi modal utama dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga Desa Watuduwur,” pungkasnya.
Setelah apel selesai, personel kemudian bergerak menuju sasaran masing-masing. Ada yang melanjutkan pekerjaan pengecoran jalan, menyiapkan material, maupun mengerjakan bagian lain sesuai pembagian tugas.
Bagi Satgas TMMD, setiap pekerjaan yang dilakukan bukan semata mengejar target pembangunan. Di balik aktivitas tersebut terdapat upaya menghadirkan akses yang lebih baik sekaligus membangun kebersamaan dengan masyarakat.
Dari apel pagi yang sederhana, seluruh rangkaian pengabdian dimulai. Kesiapan, koordinasi, disiplin, dan gotong royong menjadi bekal bersama untuk mewujudkan pembangunan Desa Watuduwur yang bermanfaat bagi masyarakat.
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









