PURWOREJO, purworejo24.com – Suasana khidmat menyelimuti kawasan Makam Ki Kojopati di Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Purworejo, Selasa (7/7/2026).
Ratusan jamaah yang terdiri dari ahli waris, warga setempat, serta masyarakat dari berbagai daerah hadir mengikuti kegiatan haul sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus mempererat tali silaturahmi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan tahlil dan doa bersama yang dipanjatkan untuk arwah para leluhur. Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Imam Masjid Abdul Jalil Tambakrejo, Kyai Muhammad Akhsin, M.Pd.I.
Dalam ceramahnya, Kyai Muhammad Akhsin mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, memperbanyak amal saleh, serta menjaga kerukunan dan persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Juru kunci Makam Ki Kojopati, Trenggono, menjelaskan bahwa haul merupakan tradisi yang rutin dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus upaya melestarikan budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
“Haul ini merupakan wujud ikhtiar untuk mendoakan arwah para leluhur serta sebagai bentuk nguri-uri budaya dan tradisi yang telah diwariskan oleh para pendahulu. Semoga kegiatan ini terus membawa keberkahan serta mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat,” ujar Trenggono.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat yang datang dari berbagai wilayah menunjukkan bahwa tradisi haul masih memiliki nilai spiritual dan budaya yang kuat di tengah perkembangan zaman.
Selain menjadi momentum untuk memanjatkan doa bersama, kegiatan ini juga menjadi ruang mempererat hubungan sosial antarwarga.
Tradisi haul, lanjut Trenggono, tidak hanya mengandung nilai keagamaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.
Melalui pelaksanaan Haul Ki Kojopati, masyarakat diharapkan dapat terus menjaga nilai-nilai religius, melestarikan warisan budaya leluhur, serta mewariskan semangat persatuan kepada generasi penerus.
Tradisi ini menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Purworejo yang patut dijaga dan dilestarikan di tengah arus modernisasi. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









