PURWOREJO, purworejo24.com –Kontingen Jawa Tengah kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang digelar di Gorontalo.
Dalam kegiatan Temu Karya, Jawa Tengah berhasil meraih Juara I melalui karya inovatif berjudul “Pengelolaan Kelembaban Tanah Tadah Hujan dalam Sistem Methuk Jempolan IP400.”
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa inovasi pertanian yang dikembangkan petani Jawa Tengah mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus memberikan solusi nyata terhadap tantangan pertanian, terutama pada lahan tadah hujan yang rentan terhadap perubahan iklim.
Melalui karya tersebut, Kontingen Jawa Tengah memaparkan strategi pengelolaan kelembaban tanah dengan memanfaatkan bahan organik, penggunaan mulsa, pengelolaan air hujan, serta penerapan pola tanam terintegrasi.
Metode ini dinilai mampu menjaga produktivitas lahan dan mendukung peningkatan Indeks Pertanaman (IP) 400, sehingga petani dapat melakukan penanaman hingga empat kali dalam setahun pada kondisi tertentu.
Selain meraih Juara I Temu Karya, Kontingen KTNA Jawa Tengah juga berhasil memboyong Juara II Karya Wirausaha dan Juara III Asah Terampil, menambah daftar prestasi Jawa Tengah pada ajang nasional yang diikuti oleh 19 provinsi tersebut.
Keberhasilan Jawa Tengah tidak lepas dari kontribusi para peserta dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Purworejo.
Dalam PENAS XVII, Purworejo diwakili oleh Yogo Triyanto selaku Ketua KTNA Kabupaten Purworejo, Anang Mustofa dari unsur Pemuda Tani dan pengurus KTNA, Khamid selaku Ketua KTNA Kecamatan Bener, serta Widodo sebagai pendamping dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo.
Yogo Triyanto menyampaikan rasa syukur atas capaian yang berhasil diraih oleh Kontingen Jawa Tengah selama mengikuti rangkaian kegiatan PENAS di Gorontalo.
“Alhamdulillah peserta PENAS dari Kabupaten Purworejo sehat semua. Sampai saat ini KTNA Jawa Tengah meraih Juara I Temu Karya, Juara II Karya Wirausaha, dan Juara III Asah Terampil. Terima kasih atas doa dan dukungan dari seluruh masyarakat,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).
Tidak hanya berpartisipasi dalam berbagai perlombaan dan forum pertanian, Kabupaten Purworejo juga memperkenalkan sejumlah produk unggulan daerah dalam kegiatan pameran yang menjadi bagian dari PENAS XVII.
Produk yang dibawa antara lain Kopi Kapten dari Kecamatan Kaligesing yang merupakan produk olahan binaan Bagas Kadin DKPP, kemudian Kopi Benowo dan Kopi Medono dari Kecamatan Bener yang telah dikenal sebagai produk kopi unggulan kawasan perbukitan Menoreh.
Selain itu, Purworejo juga menampilkan gula aren dari Desa Benowo, Kecamatan Bener, serta tepung mocaf (Modified Cassava Flour) dari Ketangi, yang merupakan salah satu produk olahan pangan lokal berbahan dasar singkong dengan nilai ekonomi yang terus berkembang.
Kehadiran produk-produk tersebut menjadi sarana promosi potensi pertanian dan agroindustri Purworejo kepada peserta dan pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia.
PENAS KTNA merupakan kegiatan nasional yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali sebagai ajang silaturahmi, pembelajaran, serta pertukaran teknologi dan inovasi antarpetani dan nelayan.
Berbagai kegiatan digelar dalam PENAS XVII, di antaranya Asah Terampil, Karya Wirausaha, Temu Karya, Unjuk Tangkas, Gita Nusantara, pameran pertanian, hingga pameran alat dan mesin pertanian (alsintan) serta teknologi pertanian modern.
PENAS XVII secara resmi dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia pada 20 Juni 2026 dan dijadwalkan ditutup oleh Presiden Republik Indonesia pada 24 Juni 2026.
KTNA Kabupaten Purworejo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Purworejo, DKPP, DLHP, serta seluruh masyarakat dan anggota KTNA Kabupaten Purworejo yang telah memberikan dukungan dan doa selama pelaksanaan PENAS di Gorontalo.
Keberhasilan Jawa Tengah, termasuk partisipasi aktif Kabupaten Purworejo, diharapkan semakin mendorong lahirnya inovasi pertanian berbasis potensi lokal yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Adapun PENAS KTNA XVIII tahun 2028 direncanakan akan diselenggarakan di Provinsi Lampung. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









